PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geothermal Dikaji Ulang, Jangan Abaikan Nasib Warga!

PCNU Kabupaten Semarang menyoroti potensi dampak proyek geothermal terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata. DPRD meminta kajian mendalam sebelum menentukan sikap.

- Penulis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber gambar: Tribun Jateng

Sumber gambar: Tribun Jateng

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Proyek panas bumi atau geothermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung, Kabupaten Semarang, diminta dikaji ulang.

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang mengingatkan, jangan sampai ambisi mengembangkan energi terbarukan justru merugikan masyarakat sekitar.

Ketua PCNU Kabupaten Semarang, Ahmad Faozan, menyampaikan sikap tersebut saat beraudiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, rencana geothermal harus mempertimbangkan manfaat dan mudaratnya, terutama potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata.

Baca Juga :  MI NU 18 Weleri dan Komunitas KerDUS Latih Anak Didik Kelola Sampah Agar Bermanfaat

“Kalau terjadi kemudaratan yang diterima masyarakat sekitar, baik di Gedongsongo maupun Sepakung, maka proyek geothermal kami tolak,” tegas Ahmad Faozan.

PCNU juga mendorong pemerintah daerah melakukan studi banding ke kawasan Dieng yang telah mengembangkan energi panas bumi.

Langkah ini dinilai penting untuk mempelajari dampak proyek terhadap lingkungan dan kehidupan warga.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Umar Sujadi, mengatakan pihaknya belum menentukan sikap menerima atau menolak proyek tersebut. DPRD membutuhkan data dan kajian yang memadai sebelum mengambil keputusan.

Baca Juga :  Rapat Pansus Memanas! Bupati Pati Sudewo Dikepung Isu PBB dan Skandal RSUD

Intinya, pengembangan energi bersih memang penting. Namun, kepentingan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan keberlanjutan sumber air juga harus menjadi pertimbangan utama.

Jangan sampai energi masa depan dibangun dengan mengorbankan ruang hidup warga hari ini. (Red)

Sumber: Rasika FM

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Cuma Jadi Gunungan Sampah, TPA Jatibarang Semarang Dibidik Jadi Pabrik Maggot
Tumplek Blek! Ribuan Mahasiswa Geruduk Gubernuran! Harga Sembako, BBM hingga Proyek Strategis Nasional Jadi Sorotan Mahasiswa di Semarang
ESDM Sudah Sambangi Pemkab Semarang, Surat Geotermal Belum Jelas
Pagar Nusa Jangan Kehilangan Ruh Dakwah, Kiai Ubaid Ingatkan Kader Jaga Jati Diri
Ahmad Luthfi Ditangkap KPK, Buntut OTT Bupati Klaten: Simak Selengkapnya!
Kendal Punya Modal Wisata dari Kuliner hingga Seni Budaya, Ekraf Jadi Andalan!
Solo dan Pekalongan Makin Hits! Kota Kreatif UNESCO Ini Diserbu Jutaan Penumpang Kereta
Dwi Sangita: Kongres XX IPPNU Harus Jawab Tantangan Pelajar Perempuan
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Bukan Cuma Jadi Gunungan Sampah, TPA Jatibarang Semarang Dibidik Jadi Pabrik Maggot

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Tumplek Blek! Ribuan Mahasiswa Geruduk Gubernuran! Harga Sembako, BBM hingga Proyek Strategis Nasional Jadi Sorotan Mahasiswa di Semarang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:43 WIB

ESDM Sudah Sambangi Pemkab Semarang, Surat Geotermal Belum Jelas

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Pagar Nusa Jangan Kehilangan Ruh Dakwah, Kiai Ubaid Ingatkan Kader Jaga Jati Diri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:12 WIB

PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geothermal Dikaji Ulang, Jangan Abaikan Nasib Warga!

Berita Terbaru

KILAS GLOBAL

Diplomasi Kuliner Indonesia Menggoyang Tver, UMKM Bidik Pasar Rusia

Sabtu, 24 Okt 2026 - 14:28 WIB