MI NU 18 Weleri dan Komunitas KerDUS Latih Anak Didik Kelola Sampah Agar Bermanfaat

- Penulis

Jumat, 30 Agustus 2024 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan Ecobrick Siswa MINU18 Weleri

Pelatihan Ecobrick Siswa MINU18 Weleri

SUARAMUDA- Kebiasaan siswa-siswi jajan makanan maupun minuman dengan kemasan plastik menjadi salah satu penyebab bertambahnya sampah plastik di lingkungan madrasah. Ditambah pengetahuan para siswa-siswi terhadap pengelolaan sampah plastik juga masih minim, sehingga tanggung jawab terhadap penggunaan plastik juga rendah.

Oleh karena itu salah satu langkah yang dilakukan oleh pihak Madrasah yakni mengedukasi siswa-siswi dalam mengelola sampah plastik melalui ecobricks. Ecobricks adalah botol plastik yang diisi secara padat dengan sampah bukan biologis, yakni plastik dengan cara memberdayakan individu untuk bertanggung jawab atas sampah mereka.

Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) 18 Desa Weleri, Kecamatan Weleri Kabupaten Kendal mengajak kerjasama dengan Komunitas Kerajinan Daur Ulang Sampah (KerDUS) Kendal dan Marimas untuk melatih mereka menangani sampah plastik. Jum’at, 30/8/2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala MINU 18 Weleri Yusuf Tri Waluyo mengatakan agar anak didik kami bijak dalam menggunakan plastik maka kami melakukan kegiatan penyadaran dampak sampah plastik bagi lingkungan dengan cara yang lebih asyik dan tepat sesuai usia mereka.

Baca Juga :  Pengabdian, Mahasiswa Universitas Siliwangi Dorong Warga Manfaatkan Sampah Jadi Produk Ecobrick

“Anak-anak sebagai calon penerus bangsa adalah sasaran yang tepat untuk diedukasi agar bijak menggunakan plastik, maka kami melakukan kegiatan penyadaran dampak sampah plastik bagi lingkungan dengan memperkenalkan metode ecobrick sebagai alternatif pengelolaan sampah plastik,” kata Yusuf.

Dengan metode ecobrick ini karena tekniknya sederhana dan sangat mudah serta dapat dilakukan oleh siapa saja. Harapannya dengan adanya pelatihan ini setidaknya mereka tahu bahwa sampah plastik itu sulit untuk didaur ulang oleh alam jadi penggunaan akan plastik dapat berkurang, lanjutnya.

“Syukur Alhamdulillah bila dirumah mereka nantinya mau mengelola sampah kemudian dijadikan sebuah karya daur ulang,” tandasnya.

Imanuddin, selaku koordinator relawan KerDUS menambahkan sampah plastik itu dibiarkan tidak terurai namun jika dibakar malah timbul masalah baru yakni polusi asap serta sisanya pembakaran juga masih ada.

Baca Juga :  7 Anggota KPID Jateng 2024-2027 Dikukuhkan, Apa Harapanmu?

“Dalam kehidupan kita sehari-hari, tentu tidak lepas dari adanya permasalahan sampah. Dan yang menjadi permasalahan adalah sampah tersebut tidak dapat terurai seperti plastik. Maka dari itu ecobrick menjadi salah satu solusi,” kata Imanuddin.

Aisyah Izzati Putri, salah seorang siswi MINU 18 Weleri mengatakan sangat senang diajari ecobrick karena mudah dan bisa jadi daur ulang bentuk macam-macam.

“Tadi pertama disuruh masukkan kresek, terus diratakan sama bambu kecil sampai rata. Kemudian sampah plastik dipotong kecil-kecil dan dimasukkan kedalam botol. Ada yang jadi bentuk bunga plastik, ada yang bisa jadi kursi, ada pot dan ada lagi yang bisa jadi kasur. Pokoknya keren,” kata Aisyah siswi kelas 2 MINU 18 Weleri.

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun
Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”
Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa
Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat
Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Bikin Kecewa, Gak Pernah Muncul Saat Demo Mahasiswa!
Grebeg Pakujoyo Meriahkan Perayaan Tahun Baru Islam di Gayamsari
Hi, Warga Semarang! New Pasar Maling Kini Kembali Buka di Pasar Johar
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:14 WIB

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:20 WIB

Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:06 WIB

Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:09 WIB

Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:07 WIB

Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!

Berita Terbaru