Panjat Tebing Indonesia Naik Kelas! Putra Tri Ramadani Raih Emas Dunia Pertama

"Mahasiswa Umsura, Putra Tri Ramadani, mencetak sejarah sebagai atlet Indonesia dan Asia Tenggara pertama yang meraih medali emas nomor lead di World Climbing Series 2026 di Praha"

- Penulis

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Atlet Panjat Tebing Jatim, Putra Tri Ramadhani Juara Dunia Kejuaraan Panjat Tebing 2026 di Praha Ceko. (Foto: konijawatimur.co)

Atlet Panjat Tebing Jatim, Putra Tri Ramadhani Juara Dunia Kejuaraan Panjat Tebing 2026 di Praha Ceko. (Foto: konijawatimur.co)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Nama Putra Tri Ramadani lagi-lagi bikin bangga Indonesia. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) yang juga atlet panjat tebing ini sukses mencetak sejarah di panggung dunia setelah merebut medali emas World Climbing Series 2026 nomor lead putra di Praha, Republik Ceko, Senin (8/6).

Bukan sekadar menang. Putra resmi menjadi atlet Indonesia pertama sekaligus atlet Asia Tenggara pertama yang berhasil naik podium tertinggi pada nomor lead di ajang World Climbing Series.

Sebuah pencapaian yang selama ini cuma jadi mimpi banyak atlet di kawasan Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Umsura itu tampil dingin saat final. Dengan koleksi 43 poin, Putra sukses meninggalkan atlet Jepang, Neo Suzuki, yang harus puas dengan 39 poin. Sementara perunggu dibawa pulang atlet Austria, Jakob Schubert.

Baca Juga :  Urgensi Revitalisasi ASEAN Regional Forum di tengah Tantangan Global
Atlet Panjat Tebing Jatim, Putra Tri Ramadhani Juara Dunia Kejuaraan Panjat Tebing 2026 di Praha Ceko. (Foto: muhammadiyah.or.id)

Kemenangan di Praha terasa makin spesial karena menjadi puncak dari perjalanan panjang Putra di sirkuit dunia.

Dua seri sebelumnya, ia selalu berhasil menembus babak final, namun belum mampu menyentuh podium tertinggi. Kali ini, semua penantian itu lunas.

Kalau dunia sekarang mengenal Putra sebagai juara dunia, kisahnya justru berawal dari arena yang jauh lebih sederhana.

Pada 2022, ia mencuri perhatian setelah merebut emas Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur di Situbondo. Dari sana jalannya terbuka menuju Puslatda Jawa Timur dan terus melesat lewat berbagai kejuaraan nasional hingga internasional.

Ibarat game yang levelnya terus naik, Putra berhasil menaklukkan satu per satu tantangan hingga akhirnya berdiri di podium tertinggi dunia.

Rektor Umsura, Mundakir, mengaku ikut terbawa haru melihat penampilan mahasiswanya di partai final.

“Kalau saya lihat videonya, Mas Putra tampil luar biasa. Skor 43 itu bukan angka biasa karena dia berhasil mengungguli atlet-atlet dari negara yang selama ini dikenal sebagai raksasa panjat tebing dunia. Ini momen bersejarah, bukan hanya untuk Umsura, tapi juga untuk Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  Menteri Luar Negeri RI Sugiono Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Palestina

Sebagai bentuk apresiasi, Umsura juga sudah menyiapkan bonus khusus untuk sang juara dunia.

“Nanti setelah kembali ke Indonesia, Putra akan kami undang ke kampus. Sudah menjadi tradisi kami memberikan penghargaan kepada atlet yang berhasil mengharumkan nama universitas dan bangsa di level internasional,” tambah Mundakir.

Kini, dari dinding-dinding panjat di Jawa Timur hingga tebing kompetisi kelas dunia di Praha, Putra Tri Ramadani membuktikan satu hal: mimpi besar tidak selalu lahir dari tempat besar, tapi dari keberanian untuk terus memanjat lebih tinggi daripada yang lain. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kala MBG Digoyang Demo, Kantor BGN Disegel: yang Kenyang Anak atau Masalahnya?
Prabowo Bilang RI Salah Arah Sejak 1990-an, Masak sih? Netizen Langsung Cek Google Maps Nasional!
Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Suap Bea Cukai, Gara-Gara iPhone 17 yang Tak Jadi ‘Pulang Kampung’
Kampung Wisata Jangan Jadi Proyek Pariwisata Elitis, Warga Jogja Harus Menjadi Pemilik Utama
Sangat Prihatin! 39 Daerah Tak Mampu Gaji PPPK
Inilah Sosok Pangeran Tampan yang Kini Jadi Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam
Korupsi MBG, Apakah Dadan Benar-benar Ditahan?
Kasus Ledakan Bom di Biak: Warisan Berbahaya Perang Dunia II dan Dampaknya terhadap Lingkungan Hidup
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:09 WIB

Panjat Tebing Indonesia Naik Kelas! Putra Tri Ramadani Raih Emas Dunia Pertama

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:06 WIB

Prabowo Bilang RI Salah Arah Sejak 1990-an, Masak sih? Netizen Langsung Cek Google Maps Nasional!

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:46 WIB

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Suap Bea Cukai, Gara-Gara iPhone 17 yang Tak Jadi ‘Pulang Kampung’

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:07 WIB

Kampung Wisata Jangan Jadi Proyek Pariwisata Elitis, Warga Jogja Harus Menjadi Pemilik Utama

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:50 WIB

Sangat Prihatin! 39 Daerah Tak Mampu Gaji PPPK

Berita Terbaru