SUARAMUDA.NET, JAKARTA — Kepemimpinan baru di Badan Gizi Nasional (BGN) mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Jagatara Indonesia yang menyatakan siap mengawal kepemimpinan Mas Dar atau Sudaryono sebagai Kepala BGN.
Ketua Umum Jagatara Indonesia, Rio Alfian Rosid, menilai penunjukan Mas Dar menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola BGN sekaligus mengoptimalkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Rio, MBG bukan sekadar program pemberian makanan, tetapi investasi jangka panjang untuk mencetak generasi Indonesia yang sehat, unggul, dan siap bersaing di masa depan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu kebijakan strategis Presiden Prabowo yang akan memberikan dampak besar terhadap kualitas generasi Indonesia di masa depan. Karena itu, keberhasilannya menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Rio.
Meski demikian, Rio mengingatkan bahwa pelaksanaan MBG masih menghadapi sejumlah tantangan. Ia menyoroti pentingnya penguatan tata kelola, peningkatan kualitas layanan, efektivitas distribusi bahan pangan, pengawasan terhadap mitra penyedia, hingga sistem monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan.
Menurutnya, evaluasi secara menyeluruh harus terus dilakukan agar setiap persoalan di lapangan dapat segera diatasi.
“Tujuan program ini sangat mulia, sehingga implementasinya pun harus terus disempurnakan,” katanya.
Rio juga menilai Mas Dar merupakan figur yang tepat memimpin BGN. Rekam jejaknya di bidang pangan, pertanian, dan pemberdayaan masyarakat dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat pelaksanaan MBG di seluruh Indonesia.
Tak hanya soal kompetensi, Rio menyebut Mas Dar dikenal sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakat dan terbuka terhadap dialog.
“Beliau terbiasa turun langsung ke lapangan, mendengar aspirasi berbagai kalangan, serta membangun kolaborasi dalam mencari solusi. Karakter kepemimpinan seperti inilah yang dibutuhkan untuk mengelola program nasional,” ungkapnya.
Jagatara Indonesia juga menegaskan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bergantung pada pemerintah.
Menurut Rio, organisasi kepemudaan, akademisi, dunia usaha, media, hingga masyarakat sipil perlu terlibat aktif sebagai mitra strategis dalam mendukung sekaligus mengawasi pelaksanaan program tersebut.
Di akhir pernyataannya, Rio kembali mengucapkan selamat kepada Mas Dar atas amanah sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Ia menegaskan Jagatara Indonesia siap menjadi mitra konstruktif untuk mengawal suksesnya Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu fondasi menuju Indonesia Emas 2045. (Red)













Komentar