Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394

- Penulis

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, TASIKMALAYA — Ratusan Keluarga besar Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Tasikmalaya menunjukkan soliditas dan komitmen tinggi dalam menyukseskan Parade Festival Batik Jejak Wastra Sukapura, Jumat (24/7/2026). Keikutsertaan mereka menjadi bagian tak terpisahkan dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tasikmalaya yang berlangsung meriah di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

Keterlibatan seluruh unsur Pramuka, mulai dari pimpinan Kwarcab, Andalan Cabang, Puslitbang, Pusdatin, Pusdiklatcab, satuan kegiatan (Satgiat), Kampung Pramuka, Kwartir Ranting, hingga Dewan Kerja Cabang (DKC), bukan sekadar seremonial. Lebih dari itu, ini adalah wujud nyata pengabdian organisasi kepada masyarakat dan pemerintah daerah.

Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Tasikmalaya, H. E. Koswara, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas semangat seluruh anggota yang hadir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kehadiran kakak-kakak sekalian menjadi bagian dari sejarah perayaan hari jadi Kabupaten Tasikmalaya sekaligus teladan sebagai insan Pramuka yang militan, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya. Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya,” ujar Koswara dengan suara penuh haru.

Baca Juga :  Jalin Silaturahmi Pelajar NU Sukoharjo, PC IPNU IPPNU Gelar PORSENI Cabang Futsal

Menurutnya, kebersamaan yang ditampilkan tidak hanya memperlihatkan kekompakan organisasi, tetapi juga menjadi energi positif untuk mendukung cita-cita besar menjadikan Kabupaten Tasikmalaya sebagai Kabupaten Pramuka.

“Semoga setiap langkah pengabdian yang dilakukan menjadi amal kebaikan dan mendapat ridha Allah SWT. Jangan pernah lelah berbakti kepada masyarakat. Berbakti tanpa henti. Jazakumullahu khairan katsiran,” tutupnya.

Peringatan Hari Jadi ke-394 tahun ini terasa istimewa. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang identik dengan pawai jampana, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengusung konsep baru yang lebih kreatif dan membumi, yakni Festival Batik Khas Sukapura dan Festival Opak Tasikmalaya. Kedua festival ini bahkan diproyeksikan mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Rangkaian acara yang berlangsung selama tiga hari, Jumat (24/7) hingga Minggu (26/7/2026), dipusatkan di Kompleks Perkantoran Pemkab Tasikmalaya dan Alun-Alun Manonjaya. Ribuan pelaku UMKM turut memeriahkan kegiatan dengan pameran kuliner, produk pertanian, peternakan, kerajinan khas Tasikmalaya, hingga opak yang melegenda.

Baca Juga :  Gayeng tenan! Lewat Program GDC, Kesbangpol Kota Semarang Beri Edukasi Politik bagi Generasi Muda dengan Warna yang Berbeda, Simak!

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menyebut momen ini sebagai langkah strategis membangkitkan ekonomi daerah di tengah tantangan musim kemarau.

“Hari Jadi Tasikmalaya tahun ini berbeda. Kita jadikan momentum kebangkitan Tasikmalaya sesuai tema Nyorang Masa Tasik Raharja. UMKM adalah tulang punggung ekonomi kita. Kami beri ruang promosi, pelatihan, hingga akses pasar agar mereka mampu naik kelas,” tegas Cecep.

Ia berharap, melalui perkenalan batik Sukapura dan opak khas Tasikmalaya, potensi ekonomi kreatif semakin dikenal luas dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Jika UMKM kuat, Tasikmalaya pun akan semakin kuat,” pungkasnya.

Selain parade dan pameran, perayaan Hari Jadi ke-394 juga dimeriahkan pagelaran seni budaya, senam massal, hiburan rakyat, upacara peringatan, serta rapat paripurna DPRD. (Ade Dedi)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML
Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying
Kamu Wajib Tahu! Prabowo Bikin Kampus Baru, Namanya Universitas Republik Indonesia
14 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Resmi Mengabdi di Demak, Siap Bawa Program Inovatif untuk Warga
Mengapa Profesor China Kunjungi Fakultas Teknik ITB?
DPC GMNI Situbondo Kawal Raperda Trantibum Linmas, Soroti Kepastian Hukum dan Partisipasi Publik
Mahasiswa KKN Unika St. Paulus Ruteng Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Sayuran di Desa Benteng Raja
Kompak Laksanakan Sulingjar 2026, Dewan Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Benahi Lingkungan Belajar
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:28 WIB

Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:02 WIB

IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:17 WIB

Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:04 WIB

Kamu Wajib Tahu! Prabowo Bikin Kampus Baru, Namanya Universitas Republik Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:05 WIB

14 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Resmi Mengabdi di Demak, Siap Bawa Program Inovatif untuk Warga

Berita Terbaru