Warga Harjowinangun Ramai-Ramai Usulkan Talut dan Betonisasi Jalan, Musrenbangdes RKPDes 2027 Jadi Ajang Curhat Pembangunan

Musrenbangdes Desa Harjowinangun menyerap aspirasi warga untuk penyusunan RKPDes 2027. Infrastruktur masih menjadi kebutuhan utama di tengah keterbatasan anggaran desa.

- Penulis

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, DEMAK — Warga Desa Harjowinangun, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, memanfaatkan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) sebagai momen menyampaikan berbagai usulan pembangunan untuk tahun 2027.

Mulai dari pembangunan talut penahan tanah hingga betonisasi jalan menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan.

Musrenbangdes yang digelar Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama Pemerintah Desa Harjowinangun di Gedung Serbaguna Desa, Rabu (24/7/2026) lalu, menjadi forum penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Forum tersebut dihadiri Kepala Desa Harjowinangun Susanto, perwakilan Kecamatan Dempet, BPD, Pendamping Desa, perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, PKK, Karang Taruna, para Ketua RT/RW, hingga tokoh masyarakat.

Kepala Desa Harjowinangun, Susanto, menegaskan bahwa Musrenbangdes merupakan tahapan wajib dalam proses perencanaan pembangunan desa sekaligus wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan yang paling mendesak.

Baca Juga :  Jawa Tengah Juara Pertama Provinsi dengan PHK Tertinggi Tingkat Nasional: Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un

“Melalui forum ini kami ingin menyerap aspirasi dari seluruh elemen masyarakat. Nantinya semua usulan akan dibahas dan diprioritaskan sesuai kebutuhan desa,” ujar Susanto.

Namun, ia mengingatkan bahwa pelaksanaan program pembangunan harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran desa yang saat ini mengalami pengurangan dari pemerintah pusat.

“Kalau dulu kita bisa membangun hingga sepuluh proyek, sekarang mungkin hanya tiga atau empat. Jadi semua harus disesuaikan dengan anggaran yang tersedia,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Camat Dempet, Hendra, mengajak seluruh peserta menjaga suasana musyawarah tetap kondusif agar setiap aspirasi dapat dibahas secara maksimal.

Baca Juga :  Gerhan Beri Edukasi DBD dan Layanan Kesehatan Gratis di Ujung Kulon

Ia juga menekankan bahwa anggaran desa telah memiliki aturan penggunaan yang jelas sehingga masyarakat diharapkan memahami mekanisme penentuan program prioritas.

“Saya berharap forum ini benar-benar menjadi tempat menyampaikan aspirasi, bukan ajang perdebatan. Mari saling memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait proses penganggaran desa,” ujarnya.

Proses penyerapan aspirasi dipandu Sekretaris Desa Harjowinangun, Galuh. Dari berbagai usulan yang masuk, mayoritas warga masih memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar.

“Secara umum, usulan yang paling banyak kami terima adalah pembangunan talut penahan tanah, perbaikan jalan, dan betonisasi jalan,” jelas Galuh.

Hasil Musrenbangdes tersebut selanjutnya akan menjadi bahan penyusunan RKPDes Tahun 2027 sebelum ditetapkan berdasarkan skala prioritas dan kemampuan anggaran desa. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Berita ini 35 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB

LINTAS AKADEMIKA

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Minggu, 27 Sep 2026 - 09:20 WIB