Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”

Jokowi meminta kader PSI tak minder sebagai partai baru dan fokus memperkuat organisasi serta kerja nyata menghadapi Pemilu 2029

- Penulis

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Joko Widodo kembali membuat panggung politik ramai. Presiden ke-7 RI itu menyebut Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memang masih tergolong partai baru, tetapi sudah mulai membuat sejumlah pihak merasa khawatir.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat menghadiri Rakorda DPD PSI Kota Bandung, Sabtu (26/9/2026).

Menurut Jokowi, PSI tidak perlu minder hanya karena statusnya sebagai partai baru. Ia justru meminta kader percaya diri membangun partai menjadi kekuatan politik yang lebih besar.

“PSI ini partai baru, tetapi sekarang ini sudah banyak yang ketakutan,” kata Jokowi.

Jokowi juga meminta kader PSI tidak terlalu pusing dengan isu parliamentary threshold atau ambang batas parlemen.

Berapa pun angka yang nantinya ditetapkan, kata dia, yang paling penting adalah kerja nyata partai.

Struktur organisasi, menurut Jokowi, tidak boleh sekadar lengkap di atas kertas. Kader harus aktif bekerja dan hadir di tengah masyarakat.

“Kuncinya hanya di situ. Nggak usah takut dengan yang namanya parliamentary threshold,” ujarnya.

Baca Juga :  Kang Yod Turun ke Pesantren, Soroti Pendidikan hingga Program Makan Bergizi Gratis di Tasikmalaya

Pernyataan ini muncul setelah Jokowi secara terbuka menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI di Bandung. Ia menyatakan telah resmi menjadi anggota PSI sejak 14 Oktober 2025.

Kini, perhatian politik pun tertuju pada seberapa jauh masuknya Jokowi ke PSI akan memengaruhi langkah partai tersebut menuju Pemilu 2029.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PSI Endang Tirtana menyebut bergabungnya Jokowi menjadi momentum penting bagi partainya dan menyatakan optimisme PSI menghadapi Pemilu 2029. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah
Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama
Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”

Minggu, 27 September 2026 - 11:44 WIB

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 September 2026 - 09:31 WIB

Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Berita Terbaru

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB

LINTAS AKADEMIKA

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Minggu, 27 Sep 2026 - 09:20 WIB