Ketum GEMABUDHI Bambang Patijaya Dorong Kader Kuasai Isu Energi, Pangan, hingga Lingkungan

"Ketua Umum DPP GEMABUDHI sekaligus Ketua Komisi XII DPR RI menegaskan pentingnya kader memiliki wawasan luas, berpikir kritis, peduli lingkungan, serta siap menjadi pemimpin yang mampu menjawab tantangan bangsa"

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, JAKARTA — Ketua Umum DPP GEMABUDHI sekaligus Ketua Komisi XII DPR-RI, Dr. Bambang Patijaya, S.E., M.M., mendorong kader GEMABUDHI untuk terus meningkatkan kapasitas, memperluas wawasan, dan memiliki pemahaman yang lebih utuh terhadap berbagai isu strategis yang dihadapi bangsa.

Pesan tersebut disampaikan dalam sesi pembukaan dan pengarahan kader GEMABUDHI yang membahas sejumlah isu penting, di antaranya energi, pangan, air, lingkungan, serta pentingnya regenerasi dalam organisasi.

Dalam sambutan pengantarnya, Dr. Bambang Patijaya menekankan bahwa kaderisasi tidak boleh berhenti pada kegiatan formal maupun pemahaman internal organisasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para kader perlu memiliki wawasan yang luas dan kemampuan untuk memahami berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Kader harus memiliki pemahaman yang lebih luas. Jangan hanya berhenti pada persoalan ritual, tetapi harus mampu melihat persoalan bangsa dan hadir sebagai warga negara yang berbobot serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan dalam pengarahan tersebut.

Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam memahami isu-isu strategis yang secara langsung memengaruhi kehidupan masyarakat.

Persoalan energi, pangan, dan air, misalnya, merupakan isu fundamental yang tidak hanya berkaitan dengan kebijakan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan kehidupan masyarakat dan masa depan bangsa.

Baca Juga :  Mahasiswa Unwira Lakukan Branding Budaya Lokal Lewat Kanal Instagram, Keren Cuy!

Karena itu, kader GEMABUDHI didorong untuk memiliki kemampuan berpikir yang lebih kritis dan komprehensif dalam melihat berbagai persoalan.

Dengan wawasan yang lebih luas, kader diharapkan mampu kembali ke daerah masing-masing dengan pemahaman yang lebih baik serta mampu berkontribusi secara lebih nyata.

Selain isu energi dan pangan, aspek lingkungan juga menjadi salah satu perhatian penting dalam penguatan kapasitas kader. Dr. Bambang Patijaya mengingatkan bahwa kontribusi organisasi tidak seharusnya berhenti pada kegiatan formal dan seremonial, tetapi harus mampu menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi kehidupan dan lingkungan.

Hal tersebut tercermin dalam berbagai kegiatan ekologis yang telah dilakukan GEMABUDHI, termasuk gerakan eco enzyme yang menjadi bagian dari kontribusi nyata organisasi dalam mendorong kepedulian terhadap lingkungan dan ekosistem.

Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kaderisasi dapat diterjemahkan ke dalam aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan alam.

“Kader harus mampu melampaui kegiatan formal, menciptakan peluang kehidupan, dan membangun ekosistem yang lebih baik,” menjadi salah satu pesan penting dalam sesi penguatan kapasitas tersebut.

Baca Juga :  China 2-0 Indonesia: Garuda Muda Kalah di Babak Pertama. Ayo Semangat!

Di samping penguatan wawasan dan kepedulian terhadap lingkungan, regenerasi juga menjadi bagian penting dalam keberlanjutan organisasi. Kaderisasi harus terus berjalan untuk melahirkan generasi yang berkualitas, tangguh, dan siap mengambil peran kepemimpinan di masa depan.

Dr. Bambang Patijaya juga mengingatkan pentingnya kemampuan kader dalam menyaring informasi di tengah derasnya arus informasi digital. Generasi muda perlu memiliki pemahaman yang kuat dan kemampuan berpikir kritis agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang keliru maupun menyesatkan.

Melalui sesi penguatan kapasitas tersebut, kader GEMABUDHI diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki perspektif yang lebih luas mengenai tantangan bangsa dan kesadaran untuk mengambil peran sesuai dengan kapasitas masing-masing.

Kaderisasi, pada akhirnya, bukan hanya tentang mempersiapkan pemimpin masa depan, tetapi juga tentang membentuk generasi yang mampu memahami persoalan hari ini dan mulai memberikan kontribusi sejak sekarang.

Dari ruang kaderisasi, GEMABUDHI terus mendorong lahirnya kader-kader muda yang berwawasan luas, berintegritas, peduli terhadap lingkungan, serta siap berkontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 27 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB