Inilah Sosok Pangeran Tampan yang Kini Jadi Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam

Dari ikon kerajaan dan atlet polo internasional, Pangeran Abdul Mateen kini dipercaya memimpin diplomasi Brunei di tengah persiapan regenerasi kepemimpinan nasional

- Penulis

Senin, 8 Juni 2026 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pangeran Abdul Mateen, sosok Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam yang baru. (Gambar: Kompas.com)

Pangeran Abdul Mateen, sosok Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam yang baru. (Gambar: Kompas.com)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah resmi mengumumkan perombakan kabinet besar-besaran yang menjadi salah satu langkah politik paling penting dalam beberapa tahun terakhir.

Kebijakan ini dipandang sebagai upaya strategis untuk menyiapkan generasi penerus kerajaan dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Sorotan utama dalam reshuffle tersebut tertuju pada penunjukan putra Sultan, Pangeran Abdul Mateen, sebagai Menteri Luar Negeri Brunei Darussalam yang baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sosok yang selama ini dikenal luas karena ketampanan dan popularitasnya di media sosial itu kini memasuki panggung diplomasi internasional dengan peran yang jauh lebih besar.

Pangeran Abdul Mateen lahir pada 10 Agustus 1991 sebagai putra keempat Sultan Hassanal Bolkiah dan Raja Isteri Pengiran Anak Hajah Mariam.

Ia merupakan salah satu anggota keluarga kerajaan Brunei yang paling dikenal di dunia, terutama di kalangan generasi muda.

Baca Juga :  Kisah Nathan: Remaja 18 Tahun Pecahkan Rekor Profesor Termuda Dunia, Rekor 306 Tahun Tumbang

Sejak kecil, Mateen mendapatkan pendidikan terbaik. Ia menempuh pendidikan di Brunei sebelum melanjutkan studi ke Inggris.

Pangeran Mateen meraih gelar di bidang Politik Internasional dari King’s College London dan kemudian menyelesaikan program magister di School of Oriental and African Studies (SOAS), University of London.

Selain pendidikan akademik, Mateen juga memiliki latar belakang militer yang kuat. Ia pernah menjalani pelatihan di Royal Military Academy Sandhurst, Inggris, salah satu akademi militer paling bergengsi di dunia.

Pengalaman tersebut membentuk karakter kepemimpinan, disiplin, dan kemampuan strategis yang menjadi modal penting dalam kariernya.

Di luar dunia pemerintahan, Mateen dikenal sebagai atlet berkuda dan pemain polo yang kerap mewakili Brunei dalam berbagai ajang internasional.

Ia juga aktif dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, serta berbagai program yang melibatkan generasi muda.

Baca Juga :  Profil Wihaji Wasekjend PP GP Ansor yang Kini Menjabat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

Popularitasnya semakin meningkat berkat kehadirannya di media sosial. Dengan jutaan pengikut dari berbagai negara, Mateen sering membagikan aktivitas olahraga, kegiatan kerajaan, hingga momen diplomatik.

Tidak sedikit media internasional yang menjulukinya sebagai salah satu pangeran paling populer dan paling berpengaruh di Asia Tenggara.

Penunjukannya sebagai Menteri Luar Negeri menandai babak baru dalam perjalanan kariernya. Tugas tersebut menempatkan Mateen di garis depan hubungan diplomatik Brunei dengan negara-negara sahabat, organisasi internasional, dan berbagai forum global.

Banyak pengamat menilai keputusan Sultan Hassanal Bolkiah memberikan kepercayaan kepada Mateen merupakan sinyal kuat regenerasi kepemimpinan di Brunei.

Dengan kombinasi pendidikan internasional, pengalaman militer, kemampuan komunikasi yang baik, serta popularitas global, Pangeran Abdul Mateen dipandang memiliki modal besar untuk membawa diplomasi Brunei memasuki era baru yang lebih dinamis dan terbuka. (Red)

Penulis : Didik T. Atmaja

Sumber Berita: Kompas.com

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

4,65 Detik dan Emas Pertama Robby: Saat Mental Berubah, Prestasi Mengikuti
Hong Kong Berduka, Tung Chee-hwa Meninggal Dunia: Dari Taipan Kapal ke Kursi Pemimpin
Farhan, Anak Sopir Truk yang Tak Takut Bermimpi: Lulus ITB dengan IPK 3,98 dan Raih Beasiswa S2 ke Korea
Jonatan Christie, Sang Pewaris Takhta Taufik Hidayat: 26 Tahun Kemudian, Indonesia Punya Nomor 1 Dunia
Kisah Nathan: Remaja 18 Tahun Pecahkan Rekor Profesor Termuda Dunia, Rekor 306 Tahun Tumbang
Bocah Purworejo Ini Siap Terbang ke Jerman! Jago Matematika Berkat Metode Jari Aljabar
Jadikan Prestasi sebagai Kompas, Danisha Resmi Pimpin IPM Ranting MTs Muhammadiyah 20 Menongo
Profil Tiyo Ardianto: Dari Jalur Paket C hingga Jadi Suara Kritis Mahasiswa UGM
Berita ini 86 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:04 WIB

4,65 Detik dan Emas Pertama Robby: Saat Mental Berubah, Prestasi Mengikuti

Rabu, 9 September 2026 - 07:39 WIB

Hong Kong Berduka, Tung Chee-hwa Meninggal Dunia: Dari Taipan Kapal ke Kursi Pemimpin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:19 WIB

Farhan, Anak Sopir Truk yang Tak Takut Bermimpi: Lulus ITB dengan IPK 3,98 dan Raih Beasiswa S2 ke Korea

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Jonatan Christie, Sang Pewaris Takhta Taufik Hidayat: 26 Tahun Kemudian, Indonesia Punya Nomor 1 Dunia

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Kisah Nathan: Remaja 18 Tahun Pecahkan Rekor Profesor Termuda Dunia, Rekor 306 Tahun Tumbang

Berita Terbaru

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB

LINTAS AKADEMIKA

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Minggu, 27 Sep 2026 - 09:20 WIB