Mahasantri Tebuireng Habib Yusra Juara 1 MQK Internasional: Santri Riau yang Bikin Indonesia Bangga!

- Penulis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Kabar membanggakan datang dari dunia pesantren! Muhammad Habib Yusra, mahasantri asal Riau yang kini belajar di Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng, Jombang, sukses menyabet Juara 1 Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Internasional 2025 untuk cabang Fikih.

Kitab yang dikajinya pun bukan main-main: Bidayatul Mujtahid karya Ibnu Rusyd — kitab klasik berat yang biasa dikulik para ahli.

Dengan nilai akhir 977,67, Habib berhasil mengungguli peserta dari 10 negara Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ajang prestisius ini digelar oleh Kementerian Agama RI di Pondok Pesantren As’adiyah, Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Tahun ini jadi sejarah baru, karena MQK untuk pertama kalinya naik level ke kancah internasional.

Habib sendiri terpilih mewakili Indonesia setelah sebelumnya jadi finalis lomba Bahtsul Kutub tahun 2023.

Baca Juga :  M. Miftahul Ihsan: Sosok di Balik Lahirnya Platform "Belajar Politik"

Dari situ, ia mengikuti seleksi nasional di Tebuireng dan akhirnya lolos bersama tiga delegasi lain untuk cabang Fikih dan Tafsir, kategori putra dan putri.

“Latihannya sekitar tiga bulan sebelum lomba, nggak terlalu intens sih karena sambil jalanin aktivitas lain juga,” ujar Habib santai. Selama masa persiapan, ia dibimbing langsung oleh KH. Ach. Roziqi, yang juga mendampingi hingga ke lokasi lomba.

Penilaian di ajang ini nggak main-main. Ada tiga juri yang menilai dari sisi nahwu-sharaf dan tata bahasa Arab, pemahaman istilah fikih, sampai analisis penerapan hukum fikih. Tapi Habib tetap kalem.

“Alhamdulillah, nggak ada yang terlalu berat,” katanya dengan senyum.

Baca Juga :  Soegiharto Sosrodjojo, Sosok Pemilik Produk "Tehbotol Sosro" yang Kini Telah Tiada

Begitu diumumkan sebagai juara, Habib nggak cuma bawa pulang medali, plakat, dan uang pembinaan — tapi juga segudang pengalaman berharga.

“Senang banget bisa bikin orang tua dan guru bangga,” ujarnya penuh rasa syukur.

Buat Habib, kemenangan ini bukan cuma soal piala, tapi juga pembuktian bahwa santri Indonesia bisa bersaing di level internasional.

“Ini kesempatan besar buat nambah ilmu, silaturahim, dan relasi sama santri dari berbagai negara,” tambahnya.

Pihak Ma’had Aly Tebuireng dan para dosennya pun langsung memberikan apresiasi.

Keberhasilan Habib jadi bukti nyata bahwa santri — termasuk yang datang dari Riau — bisa menembus batas dunia, membawa harum nama pesantren, dan tentu saja, membuat Indonesia bangga! (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

4,65 Detik dan Emas Pertama Robby: Saat Mental Berubah, Prestasi Mengikuti
Hong Kong Berduka, Tung Chee-hwa Meninggal Dunia: Dari Taipan Kapal ke Kursi Pemimpin
Farhan, Anak Sopir Truk yang Tak Takut Bermimpi: Lulus ITB dengan IPK 3,98 dan Raih Beasiswa S2 ke Korea
Jonatan Christie, Sang Pewaris Takhta Taufik Hidayat: 26 Tahun Kemudian, Indonesia Punya Nomor 1 Dunia
Kisah Nathan: Remaja 18 Tahun Pecahkan Rekor Profesor Termuda Dunia, Rekor 306 Tahun Tumbang
Bocah Purworejo Ini Siap Terbang ke Jerman! Jago Matematika Berkat Metode Jari Aljabar
Jadikan Prestasi sebagai Kompas, Danisha Resmi Pimpin IPM Ranting MTs Muhammadiyah 20 Menongo
Profil Tiyo Ardianto: Dari Jalur Paket C hingga Jadi Suara Kritis Mahasiswa UGM
Berita ini 17 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:04 WIB

4,65 Detik dan Emas Pertama Robby: Saat Mental Berubah, Prestasi Mengikuti

Rabu, 9 September 2026 - 07:39 WIB

Hong Kong Berduka, Tung Chee-hwa Meninggal Dunia: Dari Taipan Kapal ke Kursi Pemimpin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:19 WIB

Farhan, Anak Sopir Truk yang Tak Takut Bermimpi: Lulus ITB dengan IPK 3,98 dan Raih Beasiswa S2 ke Korea

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Jonatan Christie, Sang Pewaris Takhta Taufik Hidayat: 26 Tahun Kemudian, Indonesia Punya Nomor 1 Dunia

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Kisah Nathan: Remaja 18 Tahun Pecahkan Rekor Profesor Termuda Dunia, Rekor 306 Tahun Tumbang

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB