Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?

"Kasus kematian peserta SPPI kembali bertambah. Kementerian Pertahanan menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses seleksi kesehatan dan pelaksanaan latihan dasar kemiliteran."

- Penulis

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto; detik.com

Foto; detik.com

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Kasus meninggalnya peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) kembali menjadi sorotan publik.

Terbaru, seorang peserta bernama Muhammad Rifki Renaldi Gunawan meninggal dunia saat mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil). Dengan kejadian ini, jumlah peserta SPPI yang wafat selama mengikuti pendidikan tersebut menjadi empat orang.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI menyampaikan duka cita atas meninggalnya Muhammad Rifki yang merupakan peserta SPPI Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan, Brigjen Rico Sirait, mengatakan almarhum sedang menjalani pendidikan di Satuan Pendidikan Yon Para Komando 465 ketika kondisi kesehatannya memburuk.

“Kemhan RI yang merupakan bagian dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) SPPI Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), menyampaikan belasungkawa dan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum Muhammad Rifki Renaldi Gunawan,” ujar Rico dalam keterangannya, Jumat (26/6/2026).

Baca Juga :  Ketika Nyinyir Dibalas Nyinyir Prabowo Soal Program Makan Bergizi-Koperasi Desa, Apa Jadinya?

Menurut Rico, pada Kamis (25/6), Muhammad Rifki sempat mengeluhkan sesak napas dan langsung mendapatkan penanganan awal dari tim kesehatan di satuan pendidikan.

Kondisinya sempat membaik sehingga kembali mengikuti aktivitas. Namun, pada sore harinya kesehatannya kembali menurun dan segera dirujuk ke RSAU dr. Esnawan Antariksa untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Di rumah sakit, Muhammad Rifki mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU. Meski telah memperoleh penanganan maksimal dari tim medis, ia dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (26/6/2026) pukul 00.28 WIB.

Kemhan menegaskan bahwa sebelum mengikuti pendidikan, Muhammad Rifki telah melalui seluruh tahapan seleksi, termasuk pemeriksaan kesehatan, dan dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti program.

Selain memberikan pendampingan kepada keluarga, Kemhan juga memastikan proses pemulangan jenazah ke daerah asal serta pemenuhan hak-hak peserta dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Dua Dekade Terbang, Kini Pesawat Jetstar Asia Berhenti Beroperasi

Menyusul kejadian tersebut, Kemhan bersama Panitia Seleksi Nasional menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program SPPI.

Evaluasi itu meliputi penguatan proses seleksi kesehatan, deteksi dini kondisi medis peserta, peningkatan pengawasan tenaga kesehatan selama pendidikan, penelusuran terhadap peserta yang memiliki keluhan serupa, hingga penyempurnaan prosedur penanganan kesehatan di seluruh satuan pendidikan.

Muhammad Rifki menjadi peserta keempat yang meninggal dunia selama mengikuti pendidikan SPPI. Sebelumnya, tiga peserta lain yang juga meninggal adalah Novia Rahmadhani Sihotang, Anisa Muyassaroh, dan Yonanda Muhammad Taufiq.

Meninggalnya empat peserta dalam program yang sama memunculkan perhatian publik terhadap aspek keselamatan, pengawasan kesehatan, dan pelaksanaan latihan dasar kemiliteran dalam Program SPPI.

Pemerintah menyatakan evaluasi akan dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang pada pelaksanaan program berikutnya. (Red)

Penulis : Salman Farizi

Editor : detik.com

Sumber Berita: https://news.detik.com/berita/d-8548875/bertambah-peserta-sppi-meninggal-saat-latihan-militer-jadi-4-orang

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemilu 2029 Masih Jauh, Tapi Kok Golkar, PAN dan PKB Udah Kasih Dukungan ke Prabowo?
Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap
Kebangetan! Rp863 Miliar Ludes di Kasus Motor Listrik MBG, Ribuan Unit Malah Tanpa Baterai!
Golkar: Pileg, Pilpres, dan Pilkada Baiknya Digelar Terpisah!
Temuan MK: Gibran Tak Punya Ijazah SMA
150 Tahun Batik Gan: Dari Rumah di Pekalongan, Menembus Museum Dunia
Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Pantang Menyerah Jadi Kunci
Aliansi Mahasiswa Probolinggo Siap Turun Lagi, Bawa Massa Lebih Besar
Berita ini 31 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Pemilu 2029 Masih Jauh, Tapi Kok Golkar, PAN dan PKB Udah Kasih Dukungan ke Prabowo?

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Golkar: Pileg, Pilpres, dan Pilkada Baiknya Digelar Terpisah!

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Temuan MK: Gibran Tak Punya Ijazah SMA

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:15 WIB

150 Tahun Batik Gan: Dari Rumah di Pekalongan, Menembus Museum Dunia

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (The Nation)

KILAS GLOBAL

Gokil! Trump Mau Ganti Nama Samudra Atlantik Jadi Samudra Trump

Senin, 12 Okt 2026 - 15:28 WIB

Salah satu destinasi wisata di Pulau Bali. (Gambar: pinterest)

KABAR NUSANTARA

Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:02 WIB