Prabowo: Pangkas Anggaran MBG Jadi Rp 268 Triliun

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Program Makan Bergizi Gratis di sekolah dasar (foto: tempo.co)

Ilustrasi Program Makan Bergizi Gratis di sekolah dasar (foto: tempo.co)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) andalan Presiden Prabowo Subianto dipastikan bakal mengalami pemangkasan anggaran besar-besaran pada 2026. Dari semula Rp335 triliun, anggarannya kini disesuaikan menjadi Rp268 triliun.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan keputusan itu merupakan arahan langsung dari Prabowo demi menekan pengeluaran APBN agar lebih efisien.

“Rp268 triliun untuk sementara angkanya itu dulu, tapi masih ada potensi perbaikan lagi, masih dihitung,” ujar Purbaya saat konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Selasa (19/5).

Meski dipangkas, pemerintah memastikan program MBG tetap jalan. Pengurangan anggaran disebut bukan karena program gagal, melainkan untuk membenahi sistem pengelolaan dana di Badan Gizi Nasional (BGN).

Purbaya bahkan meminta publik tak lagi menjadikan MBG sebagai sasaran kritik semata. Menurutnya, Prabowo sedang fokus membenahi manajemen program agar uang negara dipakai lebih tepat sasaran.

“Jangan nyalah-nyalahin MBG lagi. Presiden sedang memperbaiki manajemen MBG dan cara mereka membelanjakan uang,” tegasnya.

Baca Juga :  Benarkah Lewat Veddriq Leonardo Indonesia Raih Medali Emas Pertama di Olimpiade 2024, Cek Di sini!

Hingga 30 April 2026, dana MBG yang sudah terserap mencapai Rp75 triliun atau sekitar 22,4 persen dari total pagu awal Rp335 triliun.

Program ini diklaim telah menjangkau 61,96 juta penerima manfaat dengan dukungan 27.952 dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pemerintah kini tengah menghitung skema penghematan baru agar program unggulan tersebut tetap berjalan tanpa mengorbankan kualitas layanan bagi masyarakat. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 240 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB