Ahmad Luthfi Ditangkap KPK, Buntut OTT Bupati Klaten: Simak Selengkapnya!

KPK mengamankan Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah Ahmad Luthfi H. Rahmatullah dalam OTT yang menyeret Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Sebanyak 20 orang diamankan dan uang tunai sekitar Rp1 miliar disita sebagai barang bukti

- Penulis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung KPK di Jakarta. Foto: dok istimewa

Gedung KPK di Jakarta. Foto: dok istimewa

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, berbuntut panjang. Tak hanya Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah, Ahmad Luthfi H. Rahmatullah, juga turut diamankan dalam operasi tersebut.

KPK mengonfirmasi penangkapan pejabat BPK itu pada Kamis (15/10/2026). Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut terdapat dua aparatur sipil negara (ASN) dari lingkungan BPK yang diamankan dalam operasi senyap tersebut.

“Benar, salah satunya adalah Kepala Perwakilan Jawa Tengah,” kata Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilansir dari sejumlah laporan media, total ada 20 orang yang diamankan dalam OTT tersebut. Sebanyak 19 orang ditangkap di wilayah Klaten, sementara satu orang lainnya diamankan di Jakarta dan merupakan pihak dari BPK.

Diduga Berkaitan dengan Suap Audit Keuangan

Baca Juga :  China 2-0 Indonesia: Garuda Muda Kalah di Babak Pertama. Ayo Semangat!

OTT yang menyeret Bupati Klaten dan pejabat BPK tersebut diduga berkaitan dengan praktik suap. KPK tengah mendalami dugaan pemberian uang dari pihak pemerintah daerah kepada oknum BPK terkait pemeriksaan atau audit laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Klaten.

Selain dugaan suap terkait audit, penyidik juga mendalami dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara di lingkungan Pemkab Klaten yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta penerimaan lainnya dari organisasi perangkat daerah (OPD).

Meski demikian, rincian mengenai objek audit dan aliran uang dalam perkara tersebut masih dalam pendalaman KPK.

KPK Sita Uang Sekitar Rp1 Miliar

Dalam operasi tersebut, tim penyidik KPK turut menyita barang bukti berupa uang tunai dengan nilai sementara sekitar Rp1 miliar.

Uang tersebut diduga berkaitan dengan perkara yang sedang diusut. Namun, KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diamankan untuk mengungkap konstruksi perkara secara lebih lengkap.

Baca Juga :  Potensi Cuan Gede bagi Pelaku UMKM dalam Program Makan Bergizi Gratis, Benarkah?

KPK juga menggelar ekspose perkara guna menentukan status hukum mereka yang terjaring OTT. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status pihak-pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan.

Kasus ini kembali menjadi sorotan karena melibatkan pejabat pemerintah daerah dan unsur lembaga pemeriksa keuangan negara. Proses hukum selanjutnya akan menentukan peran masing-masing pihak dalam dugaan tindak pidana korupsi tersebut.

Perlu dicatat, penangkapan dalam OTT tidak serta-merta berarti seseorang telah terbukti bersalah. Perkembangan status hukum dan hasil penyidikan resmi KPK masih perlu ditunggu. (Red)

Sumber: ANTARA, Tirto, dan keterangan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

Catatan redaksi: Nama yang diberitakan di atas adalah Ahmad Luthfi H. Rahmatullah, Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah, bukan Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Tengah. Pembaca harap lebih cermat dan mampu memahami pesan dalam tulisan secara utuh.

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Cuma Jadi Gunungan Sampah, TPA Jatibarang Semarang Dibidik Jadi Pabrik Maggot
Bukan Sekadar Pameran! 80 Stan UMKM Ramaikan Hari Jadi ke-116 Jombang
Tumplek Blek! Ribuan Mahasiswa Geruduk Gubernuran! Harga Sembako, BBM hingga Proyek Strategis Nasional Jadi Sorotan Mahasiswa di Semarang
Kebakaran Dini Hari, 54 Lapak Pakaian di Pasar Cukir Jombang Hangus Dilalap ‘Si Jago Merah’
Gema Manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jailani Penuhi Masjid Agung Mambaul Ihsan, Ratusan Santri dan Masyarakat Larut dalam Doa Keberkahan
ESDM Sudah Sambangi Pemkab Semarang, Surat Geotermal Belum Jelas
Pagar Nusa Jangan Kehilangan Ruh Dakwah, Kiai Ubaid Ingatkan Kader Jaga Jati Diri
Sekjen PBB Antonio Guterres Sambangi Indonesia, Bakal Bertemu Prabowo: Ada Apa ya?
Berita ini 36 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Bukan Cuma Jadi Gunungan Sampah, TPA Jatibarang Semarang Dibidik Jadi Pabrik Maggot

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:04 WIB

Bukan Sekadar Pameran! 80 Stan UMKM Ramaikan Hari Jadi ke-116 Jombang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Tumplek Blek! Ribuan Mahasiswa Geruduk Gubernuran! Harga Sembako, BBM hingga Proyek Strategis Nasional Jadi Sorotan Mahasiswa di Semarang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Kebakaran Dini Hari, 54 Lapak Pakaian di Pasar Cukir Jombang Hangus Dilalap ‘Si Jago Merah’

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Gema Manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jailani Penuhi Masjid Agung Mambaul Ihsan, Ratusan Santri dan Masyarakat Larut dalam Doa Keberkahan

Berita Terbaru

KILAS GLOBAL

Diplomasi Kuliner Indonesia Menggoyang Tver, UMKM Bidik Pasar Rusia

Sabtu, 24 Okt 2026 - 14:28 WIB