Rapat Pansus Memanas! Bupati Pati Sudewo Dikepung Isu PBB dan Skandal RSUD

- Penulis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sudewo/ gambar: istimewa

Bupati Sudewo/ gambar: istimewa

SUARAMUDA.NET, PATI — Rapat Pansus Hak Angket DPRD Pati, Kamis (2/10), berubah jadi sorotan besar. Bupati Pati, Sudewo, hadir langsung untuk menjawab sederet tudingan. Tapi, suasana di luar gedung malah makin panas—massa pro dan kontra sempat bentrok hingga adu jotos!

Untungnya, polisi dan TNI cepat turun tangan. “Alhamdulillah rapat lancar. Tapi saat Bupati keluar gedung, massa sempat saling tegang. Kita amankan biar nggak berlanjut,” jelas Kapolresta Pati, Jaka Wahyudi.

Pendukung vs Penolak

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak Agustus, massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) sudah ngeposko depan DPRD. Sementara itu, loyalis Sudewo juga nggak mau kalah unjuk kekuatan. Hasilnya? Suasana sempat chaos, tapi akhirnya bisa diredam aparat.

Sudewo sendiri nyantai menanggapi kehadiran simpatisannya. “Itu bentuk simpati. Jadi semangat buat saya tetap fokus kerja untuk rakyat Pati,” ujarnya.

Baca Juga :  Soal Sekolah Rakyat, Kabupaten Pati: SIAP!

Klarifikasi Panas: PBB dan RSUD

Isu paling hot adalah soal kenaikan PBB-P2 sampai 250 persen. Sudewo tegas bilang itu hoaks. Sekali lagi, Sudewo bilang: hoaks!

“Kenaikannya nggak segitu kok. Banyak yang di bawah 100 persen, dan 60 persen warga sudah lunas bayar. Jadi nggak memberatkan,” katanya.

Tapi Ketua Pansus, Teguh Bandang Waluyo, langsung nyanggah. Katanya, banyak pejabat daerah bahkan kades yang mengaku nggak pernah diajak diskusi soal aturan ini.

“Faktanya, Sekda pun nggak dilibatkan,” tegas Bandang.

Isu lain yang bikin panas adalah soal pemecatan 220 pegawai honorer RSUD Pati. Sudewo mengaku itu inisiatifnya sendiri.

“Rumah sakit kacau, pelayanan berantakan. Ada yang main HP, ada yang jutek sama pasien. Makanya saya rombak habis buat perbaikan,” bebernya blak-blakan.

Baca Juga :  Rapat Baleg, Hindun Anisah Suarakan RUU PPRT dan RUU Masyarakat Adat Jadi Prioritas Prolegnas 2025-2029

Belajar dari Demo 13 Agustus

Sudewo juga menyinggung demo besar-besaran warga Pati pada 13 Agustus lalu. Ia mengaku jadikan itu pelajaran berharga.

“Semoga demo kayak gitu nggak kejadian lagi. Bukan berarti saya cuek sama rakyat, tapi semua harus dilihat menyeluruh,” katanya.

Masih Ada Misteri

Meski sudah panjang-lebar, rapat pansus belum bisa kasih kesimpulan final. Teguh bilang, masih ada pendalaman sebelum diputuskan apakah jawaban Sudewo memuaskan atau nggak.

Drama ini makin seru karena DPRD Pati juga sempat menghadirkan pakar hukum kondang, Bivitri Susanti dan Muhammad Junaidi, untuk memperkuat landasan hukum pansus.

Satu hal pasti: polemik di Pati masih jauh dari kata selesai. Stay tuned, bakal ada babak baru lagi! (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB