Breaking News! Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei Tewas, Imbas Serangan AS-Israel

- Penulis

Minggu, 1 Maret 2026 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Iran resmi memasuki masa duka panjang. Negeri para mullah itu mendeklarasikan 40 hari berkabung nasional setelah Pemimpin Tertinggi mereka, Ayatollah Ali Khamenei, dinyatakan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat–Israel.

Kabar mengejutkan ini pertama kali dihembuskan media semi-pemerintah Iran, Fars. Mengutip Al Jazeera, Fars melaporkan pemerintah menetapkan 40 hari berkabung serta tujuh hari libur nasional. Sebelumnya, Fars juga sudah mengonfirmasi kematian Khamenei.

Stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, ikut menyiarkan kabar yang sama. “Pemimpin tertinggi Iran telah syahid,” demikian laporan IRIB, dikutip CNN, Minggu (1/3).

Pengumuman dari media pemerintah Iran itu muncul tak lama setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara terbuka mengklaim bahwa Khamenei tewas dalam operasi militer dua negara tersebut.

Trump bahkan menyampaikan pernyataan yang langsung memicu gelombang reaksi global.

“Ali Khamenei sudah tewas. Ini adalah peluang tunggal terbesar bagi rakyat Iran untuk merebut kembali negara mereka,” kata Trump pada Sabtu.

Tak hanya Khamenei, serangan tersebut juga dilaporkan menewaskan anggota keluarganya—mulai dari anak perempuan, cucu, hingga menantunya.

Baca Juga :  Inilah Daftar 10 Kota Terpintar di Dunia 2024, Ada Indonesia?

Sejumlah pejabat tinggi Iran turut menjadi korban, termasuk Menteri Pertahanan Amir Hatami dan Komandan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) Mohammed Pakpour.

Skala kehancuran pun tak main-main. Serangan gabungan AS–Israel disebut menyebabkan 201 orang tewas dan 747 lainnya luka-luka.

Meski Iran sudah porak-poranda, Trump dan Netanyahu dikabarkan belum berhenti. Keduanya bersumpah akan terus menggempur hingga terjadi pergantian rezim di Teheran.

Dunia kini menahan napas. Timur Tengah kembali di titik didih—dan babak baru konflik besar tampaknya baru saja dimulai. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB
BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 07:49 WIB

Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB