Pemanfaatan Limbah sebagai Penggerak Ekonomi Desa! Mahasiswa UPN Veteran Jatim Jalankan Program Bina Desa di Kalipucang untuk Mendukung SDGs 8 dan 17

"Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur mengolah limbah organik dan mengembangkan produk susu bernilai tambah di Desa Kalipucang untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui kolaborasi kampus dan desa yang mendukung pembangunan berkelanjutan"

- Penulis

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur didampingi dosen pembimbing serta perangkat Desa Kalipucang mengikuti kegiatan pembukaan Program Bina Desa yang diselenggarakan di Balai Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, pada 7 Mei 2026.

Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur didampingi dosen pembimbing serta perangkat Desa Kalipucang mengikuti kegiatan pembukaan Program Bina Desa yang diselenggarakan di Balai Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, pada 7 Mei 2026.

SUARAMUDA.NET, PASURUAN — Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur menjalankan program Bina Desa di Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, yang telah dimulai sejak 7 Mei 2026.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut dilaksanakan selama satu bulan sebagai upaya pemberdayaan desa melalui pemanfaatan potensi lokal yang dimiliki masyarakat setempat.

Penyambutan mahasiswa berlangsung di Balai Desa Kalipucang dengan suasana hangat dan penuh antusiasme dari masyarakat maupun perangkat desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini menjadi bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mendukung pengembangan desa berbasis sumber daya alam dan potensi masyarakat.

Sambutan oleh Raka Selaksa Charisma Muchammad, S.T., M.T. (DPL); dan Sekretaris Desa Kalipucang Doddy Dwi Susanto saat kegiatan pembukaan Program Bina Desa (7/5/2026).

Dalam sambutannya, Doddy Dwi Susanto menyampaikan bahwa Desa Kalipucang memiliki berbagai potensi yang dapat terus dikembangkan, terutama di bidang pariwisata dan hasil alam.

Baca Juga :  Penasehat Grand Syaikh Al Azhar Mesir, Prof. Dr. Nahla Shobri As-Sha'idy Kunjungi Pondok Pesantren Darul Amanah

Desa ini memiliki sejumlah destinasi wisata, seperti Air Terjun Sumber Nyonya, Bukit Tumang, Kampung Susu, dan Mata Air Tujuh Sumber Telaga. Selain itu, potensi perkebunan dan peternakan juga cukup besar, dengan komoditas unggulan berupa susu sapi, kopi, pisang, serta hasil hutan pinus.

Melihat potensi tersebut, mahasiswa Bina Desa menghadirkan program kerja yang berfokus pada pemanfaatan limbah organik dan pengembangan produk berbasis susu segar. Limbah seperti kulit pisang, kulit kopi, dan limbah pinus akan diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

Selain itu, mahasiswa juga memperkenalkan inovasi pengolahan susu segar menjadi produk olahan yang lebih bernilai ekonomi, sehingga dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat desa.

Baca Juga :  Dukung SDGs 8 dan SDGs 12, Mahasiswa UPN Veteran Jatim Kenalkan Produksi Susu Bubuk sebagai Upaya Peningkatan Nilai Jual Susu di Kalipucang
DPL: Dosen Pendamping Abdimas: Prof. Dr. Ir. Srie Muljani dan Ika Nawang Puspitawati, S.T., M.T.;serta mahasiswa hadir pembukaan pelaksanaan program kerja mahasiswa selama kegiatan Bina Desa berlangsung.

Pihak desa menyampaikan harapan agar kehadiran mahasiswa dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan kerja sama antara kampus dan desa.

Dengan adanya kolaborasi tersebut, program pengabdian masyarakat diharapkan mampu menciptakan inovasi berkelanjutan yang mendukung peningkatan ekonomi dan potensi lokal Desa Kalipucang.

Program ini juga sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.

Selain itu, selaras dengan SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. (Red)

Penulis : Dosen dan Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran “Jawa Timur” (Raka Selaksa Charisma Muchammad, S.T., M.T, Falya Riswanti Awalia, R. Rama Satria Novartha, Afidah Vanmugi Isnayanti, Muhammad Fauzan Satyasyauqi dan Anggi Durrotul Fauziyah)

Editor : DT Atmaja

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394
IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML
Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying
Kamu Wajib Tahu! Prabowo Bikin Kampus Baru, Namanya Universitas Republik Indonesia
14 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Resmi Mengabdi di Demak, Siap Bawa Program Inovatif untuk Warga
Mengapa Profesor China Kunjungi Fakultas Teknik ITB?
DPC GMNI Situbondo Kawal Raperda Trantibum Linmas, Soroti Kepastian Hukum dan Partisipasi Publik
Mahasiswa KKN Unika St. Paulus Ruteng Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Sayuran di Desa Benteng Raja
Berita ini 34 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:28 WIB

Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:17 WIB

Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:04 WIB

Kamu Wajib Tahu! Prabowo Bikin Kampus Baru, Namanya Universitas Republik Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:05 WIB

14 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Resmi Mengabdi di Demak, Siap Bawa Program Inovatif untuk Warga

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:14 WIB

Mengapa Profesor China Kunjungi Fakultas Teknik ITB?

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi Universitas Republik Indonesia (URI) dihasilkan dari chatgbt. (dok.suaramuda.net)

OPINI

Apakah Indonesia Membutuhkan Universitas Baru?

Senin, 27 Jul 2026 - 07:47 WIB