Ubah Limbah Kulit Kopi dan Kulit Pisang Jadi Briket Ramah Lingkungan, Mahasiswa UPN Jatim Sosialisasikan Energi Hijau Dukung SDGs 1 dan

- Penulis

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur bersama dosen pembimbing dan perangkat Desa Kalipucang menghadiri kegiatan pembukaan Program Bina Desa yang berlangsung di Balai Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, pada 11 Mei 2026.

Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur bersama dosen pembimbing dan perangkat Desa Kalipucang menghadiri kegiatan pembukaan Program Bina Desa yang berlangsung di Balai Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, pada 11 Mei 2026.

SUARAMUDA.NET, PASURUAN — Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur resmi memulai program Bina Desa di Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, sejak 7 Mei 2026.

Program pengabdian masyarakat tersebut berlangsung selama satu bulan dengan fokus pada pengembangan potensi lokal desa melalui inovasi pengolahan limbah organik menjadi produk bernilai ekonomi.

Limbah kulit kopi dan kulit pisang yang selama ini kurang dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, kini diolah menjadi produk energi alternatif bernilai ekonomi oleh mahasiswa KKN Tematik UPN “Veteran” Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur bersama dosen pembimbing dan perangkat Desa Kalipucang menghadiri kegiatan pembukaan Program Bina Desa yang berlangsung di Balai Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, pada 11 Mei 2026.

Salah satu program utama yang dikembangkan mahasiswa adalah “Transformasi Limbah Kopi dan Kulit Pisang Menjadi Therapeutic Bio-Briquette”.

Inovasi ini dipilih karena Desa Kalipucang memiliki potensi hasil pertanian dan perkebunan yang melimpah, terutama pisang dan kopi, sehingga menghasilkan limbah organik yang cukup banyak namun belum dimanfaatkan secara optimal.

Kegiatan pembukaan program dilaksanakan di Balai Desa Kalipucang dan dihadiri oleh Sekretaris Desa Kalipucang Doddy Dwi Susanto, Dosen Pembimbing Lapangan Ir. Sani, M.T., Raka Selaksa Charisma Muchammad, S.T., M.T., Aisyah Alifatul Zahidah Rohmah, S.T., M.T., perangkat desa, paluku UMKM, ibu-ibu PKK, serta mahasiswa peserta Bina Desa.

Baca Juga :  Pramuka SMAN 1 Sungai Geringging Gelar Perjusami di Padang Panjang, Semangat Tetap Membara di Tengah Guyuran Hujan

Dalam sambutannya, pihak desa menyampaikan harapan agar mahasiswa mampu menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur memperagakan penggunaan alat karbonisasi kepada warga Desa Kalipucang dalam pelatihan pembuatan bio briket dari limbah kulit kopi dan kulit pisang, Senin (11/5/2026).

Dalam program tersebut, mahasiswa tidak hanya mengenalkan pembuatan bio briket dari limbah kulit pisang dan kulit kopi, tetapi juga memberikan sosialisasi penggunaan alat karbonisasi sebagai teknologi utama dalam proses produksi.

Masyarakat diajarkan cara mengoperasikan alat tersebut untuk mengubah limbah organik menjadi arang berkualitas yang kemudian diolah menjadi bio briket.

Melalui inovasi ini, limbah yang sebelumnya tidak dimanfaatkan dapat diubah menjadi sumber energi alternatif yang ramah lingkungan dan memiliki nilai tambah ekonomi.

Selain membantu mengurangi limbah organik, pembuatan briket juga diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi warga desa.

Antusiasme peserta terlihat saat ibu-ibu PKK dan pelaku UMKM Desa Kalipucang mencoba secara langsung bio briket hasil pemanfaatan limbah kulit kopi dan kulit pisang yang diperkenalkan oleh mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur, Senin (11/5/2026).

Mahasiswa turut memberikan edukasi mengenai proses produksi, pengemasan, hingga strategi pemasaran agar produk yang dihasilkan memiliki nilai jual lebih tinggi dan dapat dikembangkan menjadi usaha masyarakat berbasis potensi lokal.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN Unika St. Paulus Ruteng Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Sayuran di Desa Benteng Raja

Raka Selaksa Charisma Muchammad, S.T., M.T. sebagai dosen pembimbing lapanganan menjelaskan bahwa program ini tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan akademik mahasiswa, tetapi juga bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan desa.

Pemanfaatan limbah kulit pisang dan kopi menjadi briket dinilai sejalan dengan upaya pengelolaan lingkungan sekaligus penguatan ekonomi masyarakat melalui inovasi energi terbarukan.

Selama program berlangsung, mahasiswa akan terjun langsung mendampingi masyarakat dalam proses produksi dan pengembangan inovasi tersebut.

Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat desa, sekaligus mendorong terciptanya solusi inovatif berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.

Melalui pendampingan ini, program turut mendukung pencapaian SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan) dengan meningkatkan peluang masyarakat dalam memperoleh pendapatan yang lebih baik melalui pengolahan dan pengembangan produk lokal.

Selain itu, program ini mendukung SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan produktivitas usaha masyarakat, serta penciptaan peluang ekonomi yang berkelanjutan di Desa Kalipucang. (Red)

Penulis : Dosen dan Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur (Raka Selaksa Charisma Muchammad, S.T., M.T., Falya Riswanti Awalia, R. Rama Satria Novartha, Afidah Vanmugi Isnayanti, Muhammad Fauzan Satyasyauqi dan Anggi Durrotul Fauziyah)

Editor : DT Atmaja

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 40 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB