PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

- Penulis

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, OGAN ILIR — Pemuda Muhammadiyah Ogan Ilir menyelenggarakan Madrasah Anti Korupsi secara daring melalui Google Meet pada Selasa (28/7/2026).

Mengusung tema “Membangun Pemahaman Hukum untuk Advokasi Masyarakat Rentan, Petani, dan Pekerja Migran Indonesia” kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi kader muda untuk memperkuat integritas, meningkatkan literasi hukum, serta menumbuhkan kepedulian terhadap persoalan keadilan sosial di tengah masyarakat.

Ketua Pelaksana, Kholidi ,menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi harus dimulai dari pembangunan karakter, penguatan nilai-nilai kejujuran, dan pendidikan integritas sejak dini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, generasi muda memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi bagian dari solusi dalam membangun tata kelola kehidupan berbangsa yang bersih, adil, dan berkeadaban.

“Korupsi bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan moral dan budaya. Karena itu, upaya pencegahannya harus dimulai melalui pendidikan yang menanamkan nilai integritas, tanggung jawab, dan keberanian untuk mengatakan benar terhadap yang benar dan salah terhadap yang salah. Madrasah Anti Korupsi hadir sebagai ikhtiar membangun kesadaran tersebut di kalangan generasi muda,” ujar Kholidi.

Baca Juga :  Di Panggung Melayu Day 2025 Thailand, Chiara Tampil Memukau Kenalkan Gaun Kebaya pada Dunia Internasional

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan salah satu program perdana setelah pelantikan Pengurus PD Pemuda Muhammadiyah Ogan Ilir.

Menurutnya, program tersebut menjadi penegasan bahwa Pemuda Muhammadiyah ingin menghadirkan gerakan yang tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Di era digital, masyarakat dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks, mulai dari penyalahgunaan informasi, lemahnya literasi hukum, hingga berbagai bentuk penyimpangan yang merugikan masyarakat. Karena itu, kader Pemuda Muhammadiyah harus dibekali pemahaman hukum yang memadai agar mampu mendampingi masyarakat rentan, mengawal keadilan sosial, serta menjadi teladan dalam membangun budaya antikorupsi,” lanjutnya.

Kegiatan ini menghadirkan Bima Muhammad Rizki, S.H., M.H.sebagai narasumber utama yang membahas pentingnya pemahaman hukum dalam mencegah praktik korupsi sekaligus memperkuat kapasitas advokasi bagi masyarakat rentan, petani, dan pekerja migran Indonesia.

Baca Juga :  Teman Sehat, Nggak Harus Banyak

Diskusi turut diperkaya oleh Sidik Al Kahfi, B.Ed. sebagai Globalis Muda dan Topan Mahendra sebagai Aktivis Muda. Jalannya kegiatan dipandu oleh Bakti Setiawan selaku moderator dan berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi.

Kholidi berharap Madrasah Anti Korupsi menjadi program berkelanjutan yang mampu melahirkan kader-kader Pemuda Muhammadiyah yang memiliki integritas, memahami hukum, serta siap mengabdikan diri dalam memperjuangkan keadilan dan pemberdayaan masyarakat.

“Jangan hanya menjadi pemuda yang lantang mengkritik korupsi, tetapi jadilah pemuda yang memulai perubahan dari dirinya sendiri. Kejujuran dalam perkataan, amanah dalam tanggung jawab, serta keberanian menolak segala bentuk penyimpangan adalah fondasi utama untuk membangun Indonesia yang bersih dan berkemajuan. Dari kader yang berintegritas akan lahir masyarakat yang berkeadaban,” pungkasnya. (MP)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

REBORN Bangkit Lagi Lewat “FATHER”, Lagu Rock Emosional yang Lahir dari Kisah Kehilangan Sang Vokalis
Selamat! Akhirnya Spanyol Juara!
Messi Ukir Sejarah! Jadi Raja Gol Piala Dunia, Golden Boot 2026 Masih Diperebutkan
MESSI BELUM HABIS! Comeback Gila Argentina Bikin Inggris Gigit Jari, Tiket Final Piala Dunia 2026 di Tangan
Bediding Mulai Menggigit! Dini Hari di Wilayah Sugio Bisa Bikin Menggigil, Warga Diminta Siaga Hadapi Puncak Kemarau
Dinasti Sepak Bola Runtuh! Jerman dan Brasil Tersingkir, Spanyol Melaju ke Final Piala Dunia 2026
Presiden, Kata “Bajingan”, dan Marwah Kepemimpinan
Lagi-Lagi, Pebalap Muda Indonesia Juara! Kiandra Ramadhipa Bikin Indonesia Raya Bergema di Jerman
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:58 WIB

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:16 WIB

REBORN Bangkit Lagi Lewat “FATHER”, Lagu Rock Emosional yang Lahir dari Kisah Kehilangan Sang Vokalis

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

Selamat! Akhirnya Spanyol Juara!

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:16 WIB

Messi Ukir Sejarah! Jadi Raja Gol Piala Dunia, Golden Boot 2026 Masih Diperebutkan

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:39 WIB

MESSI BELUM HABIS! Comeback Gila Argentina Bikin Inggris Gigit Jari, Tiket Final Piala Dunia 2026 di Tangan

Berita Terbaru

RAGAM

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:58 WIB

Logo Telegram. Gambar: Freepik

KILAS GLOBAL

Rusia Buru Bos Telegram!

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:43 WIB