Laili Abidah Jadikan Aspirasi Muslimat NU sebagai Dasar Perjuangkan Program Perempuan

Dalam reses di Tulungagung, anggota DPRD Jatim Fraksi PKB Laili Abidah menyerap aspirasi kader Muslimat NU sebagai dasar memperjuangkan program pemberdayaan perempuan di tingkat provinsi.

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, TULUNGAGUNG — Komitmen memperkuat peran perempuan terus menjadi perhatian anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi PKB, Dr. Hj. Laili Abidah, S.Ag., M.M.

Melalui agenda Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026, Laili Abidah membuka ruang dialog bersama kader Muslimat NU Kabupaten Tulungagung untuk menyerap berbagai aspirasi sekaligus memetakan kebutuhan pemberdayaan perempuan di tingkat masyarakat.

Reses yang berlangsung di Gedung MWC NU Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Jumat (31/7/2026), dihadiri Pengurus Cabang Muslimat NU Kabupaten Tulungagung, pengurus PAC, hingga pengurus ranting.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam forum tersebut, kader Muslimat menyampaikan berbagai masukan terkait penguatan kapasitas perempuan, pengembangan organisasi, serta kebutuhan pendukung kegiatan sosial kemasyarakatan.

Laili Abidah menegaskan, aspirasi masyarakat yang diperoleh melalui reses menjadi bagian penting dalam menentukan arah perjuangan sebagai wakil rakyat di DPRD Provinsi Jawa Timur.

“Reses bukan hanya kewajiban anggota dewan, tetapi kesempatan untuk mendengar aspirasi masyarakat agar dapat kami perjuangkan dalam kebijakan maupun program di tingkat provinsi,” ujar Laili Abidah.

Baca Juga :  Halal Bihalal PD Muhammadiyah Ogan Ilir Hadirkan Narasumber MPI PRIM Pulau Pinang Malaysia

Legislator dari Daerah Pemilihan VII yang meliputi Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar, dan Kota Blitar itu menyampaikan bahwa perempuan memiliki kontribusi besar dalam pembangunan.

Tidak hanya sebagai penggerak keluarga, perempuan juga memiliki peran penting dalam organisasi dan kehidupan sosial masyarakat.

“Pemberdayaan perempuan harus terus diperkuat. Ketika perempuan memiliki kapasitas yang baik, maka dampaknya akan dirasakan oleh keluarga dan lingkungan sekitarnya,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Laili Abidah juga menyampaikan rencana program pelatihan bagi kader Muslimat NU sebagai upaya meningkatkan kemampuan dan wawasan perempuan dalam berbagai bidang.

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat sumber daya manusia serta mendorong perempuan agar semakin mandiri dan produktif.

Dialog bersama kader Muslimat berlangsung dinamis. Sejumlah peserta menyampaikan persoalan yang berkaitan dengan peran perempuan dalam keluarga dan ruang publik, termasuk tantangan membangun keseimbangan antara tanggung jawab rumah tangga dan aktivitas sosial.

Menanggapi hal tersebut, Laili Abidah mengatakan perempuan dapat menjalankan berbagai peran selama didukung komunikasi dan kerja sama yang baik di lingkungan keluarga.

Baca Juga :  Heritage Forum CAMSR Dorong Pendirian Museum Maritim Laksamana Ceng Ho di Semarang

“Perempuan bisa tetap berkontribusi di masyarakat tanpa harus meninggalkan keluarga. Kuncinya adalah keseimbangan, dukungan keluarga, dan kemampuan mengatur prioritas,” jelasnya.

Selain menyampaikan aspirasi, kader Muslimat NU juga memberikan apresiasi atas perhatian Laili Abidah terhadap kegiatan organisasi. Dukungan berupa fasilitas kegiatan seperti terop dan kursi dinilai membantu kelancaran aktivitas Muslimat NU di tingkat PAC maupun ranting.

Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Tulungagung, Siti Aminah, menyambut baik pelaksanaan reses tersebut. Menurutnya, ruang komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat menjadi hal penting agar berbagai kebutuhan di lapangan dapat tersampaikan secara langsung.

“Kami berharap aspirasi yang disampaikan kader Muslimat NU dapat menjadi perhatian dan diperjuangkan melalui program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Siti Aminah.

Melalui reses tersebut, Laili Abidah memastikan akan terus menjaga komunikasi dengan masyarakat serta memperkuat kolaborasi bersama organisasi perempuan dalam mendorong program pemberdayaan yang berdampak bagi masyarakat Jawa Timur. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 27 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB