Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?

"Mayoritas masyarakat mengenal program Kopdes Merah Putih, tetapi tingkat kepercayaan terhadap keberhasilannya justru menurun"

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: Kompas.com

Gambar: Kompas.com

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Mayoritas masyarakat Indonesia ternyata masih meragukan masa depan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan sebanyak 61,1 persen warga yang mengetahui program tersebut mengaku kurang yakin atau tidak yakin sama sekali bahwa Kopdes Merah Putih akan berkembang.

Temuan itu dipublikasikan SMRC dalam survei bertajuk “Program Khusus Presiden: MBG dan KDMP” yang dilakukan pada 5–19 Juli 2026 terhadap 749 responden berusia 17 tahun ke atas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Survei menggunakan metode double sampling, yakni wawancara melalui telepon dan tatap muka, dengan margin of error ±3,7 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, menjelaskan bahwa tingkat pengenalan masyarakat terhadap program ini sebenarnya cukup tinggi.

Ada sebanyak 76,9 persen responden mengaku sudah mengetahui keberadaan Koperasi Desa Merah Putih.

Namun, tingginya tingkat awareness tersebut belum diikuti dengan optimisme publik. Dari responden yang mengetahui program tersebut, hanya 25 persen yang menyatakan yakin Kopdes Merah Putih akan berkembang.

Baca Juga :  Profil Ajudan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Letkol Devy Kristiono

Rinciannya, 2,4 persen sangat yakin dan 22,6 persen cukup yakin. Sebaliknya, 38,9 persen kurang yakin dan 22,2 persen tidak yakin sama sekali.

SMRC juga mencatat tren pesimisme masyarakat terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Pada November 2025, warga yang kurang atau tidak yakin terhadap masa depan Kopdes Merah Putih tercatat 43,5 persen.

Angka tersebut naik menjadi 48,4 persen pada survei Februari–Maret 2026, kemudian melonjak menjadi 61,1 persen pada Juli 2026. Sebaliknya, tingkat keyakinan publik terus mengalami penurunan.

Menanggapi hasil survei tersebut, Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto menilai tantangan utama pemerintah saat ini bukan lagi memperkenalkan program kepada masyarakat, melainkan membangun kepercayaan publik.

Menurutnya, pemerintah perlu memastikan setiap koperasi memiliki model bisnis yang sehat, tata kelola yang baik, serta mampu memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat desa.

Baca Juga :  Prabowo Temui Jokowi Bahas Kebijakan Strategis, "Kok Engga Ketemu Mas Gibran aja Pak?"

“Yang perlu dibangun hari ini bukan hanya awareness masyarakat terhadap program, tetapi juga kepercayaan masyarakat. Karena membangun koperasi bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun usaha yang sehat, berkelanjutan, dan mampu menghidupi masyarakat desa,” ujar Darmadi, Kamis (30/7/2026).

Ia mengingatkan pemerintah agar tidak hanya mengejar target pembentukan puluhan ribu koperasi, tetapi juga memastikan koperasi tersebut benar-benar siap tumbuh dan berkelanjutan sehingga mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa. (Red)

Sumber:
Databoks Katadata, 30 Juli 2026, SMRC: 61% Warga Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Berkembang.
Suara.com, 28 Juli 2026, 61,1 Persen Publik Tak Yakin Koperasi Merah Putih Akan Berkembang.
Parlementaria DPR RI, 30 Juli 2026, Darmadi Durianto: Tantangan Kopdes Merah Putih Kini Bukan Sosialisasi, tetapi Kepercayaan Publik

Penulis : DT Atmaja

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Laili Abidah Jadikan Aspirasi Muslimat NU sebagai Dasar Perjuangkan Program Perempuan
MK Larang Dana Pendidikan Dipakai buat MBG, Tapi Berlaku Penuh Mulai 2028
Lagi dan Lagi! Bupati Pemalang Tertangkap OTT KPK
Desa Hilimbowo Punya Sekolah Lansia, Hari Tua Kini Makin Seru dan Produktif
Wamen ESDM Ajak Generasi Muda Buddhis Kawal Ketahanan Energi Menuju Indonesia Emas 2045
Prof. Philip K. Widjaja Bawa Pesan Aksi Nyata, Bambang Patijaya Dorong Kepemimpinan Berdampak
GovLine: Hak Angket DPRD Gowa Belum Berarti Pemakzulan, Publik Diminta Menunggu Putusan Paripurna
Ketum GEMABUDHI Bambang Patijaya Dorong Kader Kuasai Isu Energi, Pangan, hingga Lingkungan
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:38 WIB

Laili Abidah Jadikan Aspirasi Muslimat NU sebagai Dasar Perjuangkan Program Perempuan

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:53 WIB

MK Larang Dana Pendidikan Dipakai buat MBG, Tapi Berlaku Penuh Mulai 2028

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:30 WIB

Lagi dan Lagi! Bupati Pemalang Tertangkap OTT KPK

Senin, 27 Juli 2026 - 22:44 WIB

Desa Hilimbowo Punya Sekolah Lansia, Hari Tua Kini Makin Seru dan Produktif

Berita Terbaru

Gambar: Kompas.com

KABAR NUSANTARA

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?

Sabtu, 1 Agu 2026 - 20:05 WIB

RAGAM

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:58 WIB