Netanyahu Belum Kapok Jadi Perdana Menteri, Kini Dia Mau Nyalon Lagi!

"Meski masih menghadapi sidang dugaan korupsi dan memimpin negara di tengah konflik berkepanjangan, Benjamin Netanyahu dipastikan kembali maju dalam pemilu Israel berikutnya"

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PM Israel Benjamin Netanyahu/ pinterest

PM Israel Benjamin Netanyahu/ pinterest

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Drama politik Israel tampaknya belum siap tamat. Saat banyak tokoh seusianya mulai menikmati masa pensiun, Benjamin Netanyahu justru memilih kembali naik panggung politik.

Perdana Menteri Israel berusia 76 tahun itu dipastikan bakal kembali maju dalam pemilihan nasional mendatang.

Pengumuman tersebut disampaikan partai sayap kanan Likud, kendaraan politik yang sudah lama menjadi rumah bagi Netanyahu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilansir AFP, Rabu (10/6/2026), kepastian itu muncul tak lama setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mempertanyakan apakah Netanyahu masih berniat ikut bertarung dalam pemilu berikutnya.

Baca Juga :  PM Israel Netanyahu Isyaratkan Palestina Berdiri di Arab Saudi: Konyol!

Jawabannya? Bukan cuma maju, tapi langsung pasang target menang.

Netanyahu sendiri bukan nama baru dalam politik Israel. Ia adalah perdana menteri dengan masa jabatan terpanjang dalam sejarah negara tersebut.

Tiga tahun terakhir, ia memimpin Israel di tengah perang yang tak kunjung usai. Di saat yang sama, ia juga masih harus bolak-balik menghadapi proses hukum atas kasus dugaan korupsi yang menjeratnya.

Baca Juga :  Rusia Pertegas Dukungan Militer ke Iran di Tengah Eskalasi dengan AS–Israel

Namun bagi kubu Likud, semua itu tampaknya bukan penghalang.

“Perdana Menteri Netanyahu akan maju dalam pemilihan berikutnya dan, jika Tuhan menghendaki, dia akan menang,” tulis partai tersebut melalui Telegram.

Di usia yang sudah mendekati kepala delapan, Netanyahu tampaknya masih percaya satu hal: kursi kekuasaan memang lebih sulit ditinggalkan daripada direbut. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 45 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB