SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Drama politik Israel tampaknya belum siap tamat. Saat banyak tokoh seusianya mulai menikmati masa pensiun, Benjamin Netanyahu justru memilih kembali naik panggung politik.
Perdana Menteri Israel berusia 76 tahun itu dipastikan bakal kembali maju dalam pemilihan nasional mendatang.
Pengumuman tersebut disampaikan partai sayap kanan Likud, kendaraan politik yang sudah lama menjadi rumah bagi Netanyahu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dilansir AFP, Rabu (10/6/2026), kepastian itu muncul tak lama setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mempertanyakan apakah Netanyahu masih berniat ikut bertarung dalam pemilu berikutnya.
Jawabannya? Bukan cuma maju, tapi langsung pasang target menang.
Netanyahu sendiri bukan nama baru dalam politik Israel. Ia adalah perdana menteri dengan masa jabatan terpanjang dalam sejarah negara tersebut.
Tiga tahun terakhir, ia memimpin Israel di tengah perang yang tak kunjung usai. Di saat yang sama, ia juga masih harus bolak-balik menghadapi proses hukum atas kasus dugaan korupsi yang menjeratnya.
Namun bagi kubu Likud, semua itu tampaknya bukan penghalang.
“Perdana Menteri Netanyahu akan maju dalam pemilihan berikutnya dan, jika Tuhan menghendaki, dia akan menang,” tulis partai tersebut melalui Telegram.
Di usia yang sudah mendekati kepala delapan, Netanyahu tampaknya masih percaya satu hal: kursi kekuasaan memang lebih sulit ditinggalkan daripada direbut. (Red)













Komentar