UPN “Veteran” Jatim Dampingi Warga Karang Langit Produksi Pakan Lele Mandiri, Serahkan Teknologi Tepat Guna

"Melalui pelatihan fermentasi dan peletisasi, masyarakat dibekali kemampuan mengolah limbah peternakan menjadi pakan lele berkualitas untuk menekan biaya produksi dan meningkatkan kesejahteraan."

- Penulis

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, LAMONGANUniversitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur kembali memperkuat perannya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk Penerapan Teknologi Fermentasi dan Peletisasi Kotoran Ternak sebagai Pakan Lele dalam Skema Pemberdayaan Terintegrasi Peternak dan Petambak.

Program ini menyasar masyarakat Desa Karang Langit, Kabupaten Lamongan, dengan tujuan mendorong kemandirian peternak dan petambak dalam memproduksi pakan lele berbahan baku lokal.

Selain menekan biaya produksi budidaya, program ini juga menjadi solusi pemanfaatan limbah peternakan agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan dipimpin oleh Ketua Tim Pengabdian, Ir. Ketut Sumada, M.S., bersama tim yang terdiri atas Ir. Caecilia Pujiastuti, M.T., Raka Selaksa K., S.T., M.T., Dr. Aisyah Alifatul Zahidah Rohmah, S.T., M.T., Nur Afiqoh Sari, S.A., M.A., Muhammad Septama Prasetya, S.Kom., M.Kom., Achmad Rizal, Ahmad Syaif Alhadad, dan Salsabilla Azka.

Pelaksanaan program melibatkan Pemerintah Desa Karang Langit, perangkat desa, kelompok peternak, kelompok petambak lele, tokoh masyarakat, serta warga setempat sebagai mitra utama penerapan teknologi tepat guna.

Baca Juga :  Rapat Perdana MGMP Sejarah Jakarta Barat I, Usung Inovasi dan Kolaborasi

Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pentingnya pengelolaan limbah peternakan melalui teknologi fermentasi dan peletisasi.

Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman tentang konsep ekonomi sirkular, formulasi pakan ikan, manfaat fermentasi dalam meningkatkan kualitas nutrisi, hingga peluang membangun usaha pakan mandiri di tingkat desa.

Penyampaian materi berlangsung secara interaktif. Para peserta aktif berdiskusi mengenai tantangan yang selama ini dihadapi, terutama tingginya biaya pakan yang menjadi komponen terbesar dalam usaha budidaya lele.

Tak berhenti pada teori, peserta kemudian mengikuti pelatihan praktik pembuatan pakan lele berbasis fermentasi dan peletisasi.

Tim dosen dan mahasiswa mendampingi setiap tahapan, mulai dari penyiapan bahan baku, pencampuran formulasi, proses fermentasi menggunakan bioaktivator, pencetakan pelet dengan mesin, hingga proses pengeringan dan penyimpanan hasil produksi.

Baca Juga :  Pelantikan Pengurus Baru IA-Kimia Unimed, Roma Nababan Ajak Alumni Berkontribusi dalam Kemajuan Kampus

Pendampingan dilakukan secara intensif agar masyarakat mampu mengoperasikan teknologi secara mandiri dan menghasilkan pakan dengan kualitas yang konsisten.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, Tim Pengabdian UPN “Veteran” Jawa Timur juga menyerahkan sejumlah Teknologi Tepat Guna (TTG) kepada kelompok mitra. Bantuan tersebut meliputi satu set alat pembuat pelet, satu set alat fermentasi, serta satu unit kolam ikan terintegrasi.

Penyerahan peralatan ini diharapkan mampu mendukung produksi pakan secara berkelanjutan, mengurangi ketergantungan terhadap pakan komersial, sekaligus meningkatkan produktivitas usaha budidaya lele di Desa Karang Langit.

Program ditutup dengan sesi mentoring, evaluasi, dan diskusi mengenai pengelolaan alat, strategi menjaga keberlanjutan produksi pakan, serta peluang pengembangan usaha berbasis teknologi tepat guna.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, kelompok peternak, kelompok petambak, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu membangun ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Karang Langit. (Red)

 

Editor : DT Atmaja

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 29 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB