SUARAMUDA.NET, JAKARTA SELATAN — Menjadi karyawan bukan lagi satu-satunya pilihan karier bagi generasi muda. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, peluang membangun usaha sendiri justru semakin terbuka lebar.
Semangat itulah yang dibawa mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang (Unpam) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMK Putra Satria, Jakarta Selatan.
Mengusung tema “Menumbuhkan Semangat Wirausaha di Kalangan Generasi Gen Z”, kegiatan ini bertujuan mengubah pola pikir siswa agar berani melihat kewirausahaan sebagai pilihan masa depan yang menjanjikan, bukan sekadar alternatif setelah lulus sekolah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
PKM tersebut diketuai oleh Syifa Aulia Ismail dengan anggota Fiky Alifiandra dan Nabila Khairunisa, mahasiswa semester enam Program Studi Manajemen Universitas Pamulang.
Ketua tim PKM, Syifa Aulia Ismail, mengatakan perkembangan teknologi telah membuka banyak peluang usaha yang bisa dimanfaatkan generasi muda.
Menurutnya, siswa SMK memiliki potensi besar menjadi pelaku usaha karena tumbuh di era digital dan akrab dengan berbagai platform teknologi.
“Kami ingin menumbuhkan pola pikir bahwa setelah lulus sekolah, siswa tidak hanya memiliki pilihan menjadi karyawan. Dengan kreativitas, pengetahuan, dan pemanfaatan teknologi digital, mereka juga mampu membangun usaha sendiri sejak dini,” ujar Syifa.
Kegiatan yang digelar pada 19 Mei 2026 itu diikuti sekitar 30 siswa SMK Putra Satria. Selama pelaksanaan, peserta mendapatkan materi mengenai pentingnya jiwa kewirausahaan, karakter seorang wirausaha, cara mengenali peluang bisnis, membangun kreativitas dan inovasi, hingga strategi memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran digital.
Tak hanya penyampaian materi, mahasiswa juga mengajak peserta berdiskusi secara interaktif dan berbagi contoh peluang usaha yang dekat dengan kehidupan Generasi Z.
Suasana kelas berlangsung hidup. Banyak siswa aktif mengajukan pertanyaan, mulai dari cara menemukan ide bisnis, memulai usaha dengan modal terbatas, hingga memanfaatkan media digital untuk mempromosikan produk.
Tim PKM menilai antusiasme tersebut menunjukkan bahwa minat berwirausaha di kalangan siswa sebenarnya cukup besar. Hanya saja, mereka masih membutuhkan pendampingan dan wawasan agar lebih percaya diri memulai usaha.
“Kami melihat banyak peserta mulai tertarik mengembangkan usaha sederhana sesuai minat dan keterampilan yang mereka miliki. Ini menjadi sinyal positif bahwa edukasi kewirausahaan memang dibutuhkan sejak bangku sekolah,” kata Syifa.
Dari hasil evaluasi kegiatan, pemahaman siswa mengenai pentingnya kewirausahaan mengalami peningkatan. Mereka mulai memahami bahwa membangun bisnis membutuhkan perencanaan, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta kemauan untuk terus belajar dan berinovasi.
Selain memberikan manfaat bagi siswa, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa Universitas Pamulang untuk mengimplementasikan ilmu manajemen secara langsung di tengah masyarakat.
Melalui program tersebut, mahasiswa mengasah kemampuan menyusun program edukasi, berkomunikasi, bekerja sama dalam tim, sekaligus memberikan solusi terhadap persoalan di bidang kewirausahaan.
Pihak penyelenggara berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak generasi muda yang berani menciptakan usaha sendiri, memanfaatkan peluang ekonomi digital, dan menjadi sumber lahirnya wirausahawan muda yang inovatif serta mampu membuka lapangan pekerjaan di masa depan. (Red)
Penulis : Syifa Aulia Ismail, Fiky Alifiandra, dan Nabila Khairunisa, Mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang














Komentar