SUARAMUDA.NET, JAKARTA SELATAN — Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, memiliki ijazah saja tak lagi cukup. Mental berani berwirausaha dan kemampuan melihat peluang justru menjadi bekal penting bagi generasi muda agar mampu menciptakan masa depan mereka sendiri.
Semangat itulah yang dibawa mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang (UNPAM) saat menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMK Putra Satria Jakarta Selatan pada 19 Mei 2026.
Mengusung tema “Pendidikan Kewirausahaan Sebagai Upaya Meningkatkan Kompetensi Siswa dalam Menghadapi Dunia Usaha”, kegiatan ini dipimpin oleh Naila Hasan bersama anggota tim Nurlaila Alessia dan Muhamad Rabel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak sekadar menyampaikan teori, para mahasiswa mengajak peserta mengubah cara pandang tentang dunia usaha.
Siswa didorong untuk mulai melihat peluang bisnis di sekitar mereka serta berani mengembangkan ide yang dapat menjadi sumber penghasilan di masa depan.
Sebagai sekolah kejuruan, SMK Putra Satria dinilai memiliki potensi besar dalam mencetak lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu membuka usaha sendiri.
Karena itu, pembentukan karakter mandiri, kreatif, dan inovatif menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan tersebut.
Acara diawali dengan sambutan dari pihak sekolah, dosen pembimbing, dan ketua pelaksana PKM. Selanjutnya, suasana berubah semakin hidup ketika sesi pemaparan materi dimulai.
Berbagai topik dibahas, mulai dari dasar-dasar kewirausahaan, karakter pengusaha sukses, cara menemukan peluang bisnis, hingga strategi menghadapi tantangan di era persaingan yang semakin dinamis.
Agar materi lebih mudah dipahami, penyampaian dilakukan secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, serta contoh-contoh usaha yang dekat dengan kehidupan para siswa.
Cara ini membuat peserta lebih mudah menghubungkan teori dengan kondisi nyata yang mereka temui sehari-hari.
Tim PKM juga menekankan bahwa membangun usaha tidak selalu membutuhkan modal besar. Kemampuan membaca peluang, keberanian mencoba, kreativitas, serta kemauan untuk terus belajar justru menjadi modal utama dalam membangun bisnis yang berkelanjutan.
Dalam sesi diskusi, para siswa tampak antusias menyampaikan berbagai ide usaha. Mulai dari bisnis kuliner, jasa, hingga usaha berbasis platform digital menjadi topik yang banyak dibahas.
Beragam gagasan tersebut menunjukkan bahwa peluang bisnis sebenarnya bisa lahir dari lingkungan sekitar apabila mampu dikelola dengan baik.
Suasana semakin interaktif ketika peserta mengajukan berbagai pertanyaan seputar langkah awal memulai usaha, menghadapi persaingan pasar, hingga cara mempertahankan bisnis agar terus berkembang.
Tingginya partisipasi siswa menjadi bukti bahwa materi kewirausahaan sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
Pihak SMK Putra Satria Jakarta Selatan mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurut pihak sekolah, edukasi kewirausahaan memberikan wawasan baru sekaligus memotivasi siswa agar memiliki pilihan karier yang lebih luas, tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja.
Ketua pelaksana PKM, Naila Hasan, mengatakan bahwa pendidikan kewirausahaan merupakan investasi penting dalam membentuk generasi muda yang adaptif terhadap perubahan ekonomi.
Ia berharap para siswa semakin percaya diri untuk menggali potensi diri dan tidak ragu memulai usaha sejak usia sekolah.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Universitas Pamulang kembali menunjukkan bahwa implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi tidak berhenti di ruang kuliah.
Kehadiran mereka di tengah masyarakat menjadi bentuk nyata kontribusi dalam menumbuhkan semangat kewirausahaan sekaligus mempersiapkan generasi muda yang kreatif, mandiri, dan siap menghadapi tantangan dunia usaha. (Red)














Komentar