Menanam Harapan di Kendeng, Mahasiswa IMP UNNES Gelar Aksi AMPERA x PENGMAS 2026

- Penulis

Kamis, 19 Februari 2026 - 04:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, PATI — Sekitar 200 relawan berkumpul di kawasan Pegunungan Kendeng pada Minggu (18/01/2026) untuk melakukan penanaman ratusan bibit pohon.

Aksi ini menjadi penutup rangkaian Aksi Mahasiswa Peduli Konservasi Pati (AMPERA) x PENGMAS 2026, program tahunan yang digagas oleh Ikatan Mahasiswa Pati (IMP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) sebagai wujud nyata kepedulian terhadap isu lingkungan di daerah asal.

Aksi penanaman tersebut tidak sekadar bersifat simbolik. Sekitar 400 bibit pohon, terdiri atas bibit mangga Thailand Kiojoy dan bibit pete, ditanam sebagai langkah awal menjaga keseimbangan ekosistem daratan, khususnya di wilayah pegunungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa, pemuda, pemerintah desa, serta pegiat lingkungan dalam satu semangat bersama: “Satu Pohon, Sejuta Harapan”.

Ketua Panitia AMPERA x PENGMAS 2026, Annas Nur Rahmat Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman dirancang sebagai ruang partisipasi terbuka.

Baca Juga :  Semarak Pesta Nama Santo Yosef, Siswa Sekolah Kompleks Santo Yosef Tarakanita Surabaya Gelar Even Memukau

“Untuk kegiatan penanaman, kami menargetkan kurang lebih 200 peserta yang terlibat langsung. Sementara itu, rangkaian pengabdian masyarakat kami laksanakan secara internal oleh IMP UNNES,” jelasnya.

Sebelum kegiatan penanaman dilaksanakan, mahasiswa IMP UNNES terlebih dahulu menjalankan rangkaian pengabdian masyarakat selama dua hari, yakni 16–17 Januari 2026, yang seluruhnya dipusatkan di Desa Wukirsari, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Pada 16 Januari 2026, kegiatan diawali dengan pembukaan dan peresmian incinerator, yaitu alat pembakaran sampah minim asap.

Kehadiran incinerator ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengelola sampah, mengingat wilayah tersebut belum memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Selanjutnya, pada 17 Januari 2026, mahasiswa IMP UNNES melaksanakan dua agenda pengabdian, yakni sosialisasi pengolahan limbah bersama ibu-ibu PKK Desa Wukirsari serta kegiatan mengajar di SD Negeri 2 Wukirsari dengan membawa kurikulum berbasis isu lingkungan.

Edukasi sejak dini dinilai penting untuk menanamkan kesadaran lingkungan kepada generasi muda.

Baca Juga :  SMP Negeri 2 Kalinyamatan Gelar Kegiatan Sosial Bantuan Kacamata untuk Siswa

Berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya yang berfokus pada konservasi pesisir melalui penanaman mangrove, AMPERA x PENGMAS 2026 memilih kawasan pegunungan sebagai lokasi kegiatan.

Perubahan orientasi ini mencerminkan upaya mahasiswa dalam merespons tantangan lingkungan yang beragam di Kabupaten Pati, baik di wilayah pantai maupun daratan.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Kepala Desa Wukirsari beserta perangkat desa, serta sejumlah aktivis lingkungan di Pati yang hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap gerakan konservasi yang diinisiasi mahasiswa.

Melalui AMPERA x PENGMAS 2026, IMP UNNES menegaskan bahwa peran mahasiswa tidak berhenti pada wacana akademik.

Keterlibatan langsung di tengah masyarakat menjadi bentuk nyata kontribusi generasi muda dalam menjaga lingkungan.

Dari edukasi, pengelolaan sampah, hingga aksi penanaman pohon, kegiatan ini diharapkan mampu menghadirkan dampak berkelanjutan bagi Desa Wukirsari dan kawasan Pegunungan Kendeng. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB