SUARAMUDA.NET, PASURUAN — Mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur yang tergabung dalam Kelompok 3 Bina Desa Desa Kalipucang menggelar sosialisasi pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi Sparkling Cascara Probiotic Drink di Balai Desa Kalipucang, Pasuruan, Senin (11/5/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut menjadi salah satu program kerja dalam pelaksanaan Bina Desa yang berlangsung selama satu bulan di Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.
Program yang diinisiasi mahasiswa dari Fakultas Teknik dan Sains, Program Studi Teknik Kimia dan Teknik Mesin itu mengangkat inovasi pengolahan limbah kulit kopi (cascara) menjadi minuman probiotik berkarbonasi alami yang memiliki nilai tambah ekonomi sekaligus ramah lingkungan.
Selama ini, limbah kulit kopi di Desa Kalipucang umumnya hanya dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman. Melalui program tersebut, mahasiswa memperkenalkan pengolahan limbah organik menjadi produk minuman fermentasi yang berpotensi dikembangkan sebagai produk unggulan desa.
Kegiatan sosialisasi diikuti oleh 18 warga Desa Kalipucang. Dalam kegiatan itu, mahasiswa memberikan presentasi mengenai potensi pemanfaatan limbah kopi, manfaat minuman probiotik, pembuatan Cascara Probiotic Drink hingga peluang pengembangan usaha berbasis potensi lokal desa.
Kegiatan juga diisi sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif antara mahasiswa dan warga.
Selain pemaparan materi, warga turut mencicipi secara langsung produk Sparkling Cascara Probiotic Drink yang telah dibuat mahasiswa. Minuman tersebut dibuat menggunakan bahan utama berupa kulit kopi kering, SCOBY, starter SCOBY, gula, air, lemon, serta jahe sebagai penambah cita rasa.
Proses fermentasi menghasilkan minuman probiotik dengan sensasi sparkling alami yang memberikan cita rasa unik dan menyegarkan. Antusiasme warga terlihat selama kegiatan berlangsung, terutama saat sesi pencicipan produk.
Salah satu warga yang hadir mengaku tertarik dengan inovasi tersebut karena memiliki rasa yang berbeda dibanding minuman pada umumnya.
“Selain programnya menarik, rasa dari minuman probiotiknya juga enak dan unik seperti jamu sinom tapi memiliki sedikit kandungan soda, Jadi saya cukup tertarik untuk mencoba membuat sendiri dirumah,” ujarnya.
Selain itu, program ini juga diarahkan untuk mendukung pengembangan UMKM desa sekaligus mengurangi limbah kopi yang dihasilkan masyarakat, khususnya pada musim panen.
Pendampingan kepada warga diharapkan mampu mendorong keberlanjutan produksi sehingga produk Sparkling Cascara Probiotic Drink dapat berkembang menjadi salah satu produk khas Desa Kalipucang.
Melalui kegiatan Bina Desa ini, mahasiswa berharap inovasi berbasis potensi lokal dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan warga desa dalam menciptakan program pemberdayaan yang berkelanjutan. (Red)
Penulis: Allegra Jethro Eleazar Davita, Irham Muzakkiyan Nawa, Nadya Aulia Firdaus, Angely Christin Sinaga dan Dr. Aisyah Alifatul Zahidah Rohmah, S.T., M.T., Mahasiswa dan Dosen UPN “Veteran” Jawa Timur