Pemuda Tanah Merah Berdaya Gelar Audiensi dengan Dinas Pendidikan Bangkalan : Soroti Infrastuktur dan Pembangunan Sekolah

- Penulis

Kamis, 4 September 2025 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, BANGKALAN — Pemuda Tanah Merah Berdaya (PETA BERDAYA) menggelar audiensi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan pada Selasa pagi (2/9/2025).

Pertemuan yang berlangsung di kantor dinas tersebut menjadi wujud komitmen organisasi kepemudaan itu dalam mengawal persoalan pendidikan di Kecamatan Tanah Merah.

Sekitar pukul 10.30 WIB, rombongan PETA BERDAYA mendatangi kantor Dinas Pendidikan. Mereka membawa sejumlah isu terkait kondisi pendidikan di wilayahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tujuan kami selain untuk bersilaturahmi juga ingin menyampaikan beberapa catatan mengenai pendidikan di Tanah Merah,” ujar Ketua Umum PETA BERDAYA, Sahrul Romadhon.

Dalam gelar audiensi tersebut diterima oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Bangkalan, Rony Sofiandri. Ia mengapreasiasi gerakan teman-teman. Sebab selama ini tidak banyak dari kalangan pemuda yang memberikan atensi terutama pada bidang pendidikan.

“Kami mengapresiasi tujuan teman-teman. Dan kami sangat butuh koreksi dari kalian.” Seru Rony

Dalam audiensi tersebut, Sahrul menyampaikan beberapa poin utama, antara lain:

  • Evaluasi sekolah-sekolah di Tanah Merah yang menerima bantuan pembangunan infrastruktur dan pengadaan sarana pendidikan.
  • Transparansi besaran anggaran perbaikan infrastruktur pendidikan di seluruh wilayah Tanah Merah.
  • Sorotan khusus terhadap anggaran perbaikan infrastruktur di SD Negeri Kranggan Barat 01.
  • Polemik terkait standar operasional pekerjaan perbaikan infrastruktur di sekolah tersebut yang sempat viral di media sosial.
  • Permintaan agar Dinas Pendidikan melakukan pengecekan langsung ke lapangan dan mengevaluasi progres pembangunan di SD Negeri Kranggan Barat 01.
Baca Juga :  Cara Unik TK Tunas Mekarsari Kota Malang dalam Menyambut Ramadhan

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi bangsa. Karena itu, pembangunan infrastruktur sekolah harus dilakukan seoptimal mungkin agar siswa dapat belajar dengan nyaman,” tegas Sahrul.

Wawan, pengurus PETA BERDAYA, juga menyoroti absennya papan informasi proyek di SD Negeri Kranggan Barat 01. “Kami tidak melihat adanya papan proyek di lokasi. Padahal itu penting untuk transparansi pekerjaan dan sesuai regulasi,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Yusri, Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Bangkalan, menyatakan bahwa papan proyek sebenarnya pernah dipasang.

“Pada awal pengerjaan kami sudah memastikan papan pemberitahuan itu ada. Jika kemudian hilang, akan kami telusuri kembali,” ujarnya.

Baca Juga :  Unik, Forum TSP-CSR Kota Malang Gelar Safari Dongeng Ramadhan (Sadora) Hibur 1000 Anak Jelang Buka Puasa

Namun, Wawan menegaskan kembali bahwa kondisi di lapangan memang tidak ada papan proyek. Ia meminta pihak dinas memastikan kelengkapan administrasi ke depan. Yusri pun berjanji akan melakukan pengecekan lebih lanjut.

Selain itu, PETA BERDAYA turut menyoroti status project pembangunan SDN Kranggan Barat 01 yang berstatus rehabilitasi berat. Tapi temuan di lapangan hanya perbaikan atap sekolah saja.

Yusri membantah bahwa bagian belakang sekolah itu terdapat cakar ayam yang dipasang untuk penunjang bangunan.

“Rehab berat adalah pemulihan bangunan yang mengalami kerusakan 70%. Dan kami selalu mentoring. Setiap minggu kami selalu berkoordinasi dengan kepala sekolah terkait progress pembangunan.”

Audiensi tersebut berjalan selama 90 menit. Dan di akhir, Sahrul menegaskan komitmen organisasinya untuk terus mengawal isu pendidikan di Tanah Merah. PETA BERDAYA akan hadir sebagai mitra kritis pemerintah di Tanah Merah.

“Kami siap berkolaborasi dan mengawasi agar polemik pembangunan di SD Negeri Kranggan Barat 01 benar-benar mendapat perhatian serius,” pungkasnya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura
Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”
Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah
Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama
Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)
Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:03 WIB

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”

Minggu, 27 September 2026 - 11:44 WIB

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 September 2026 - 09:31 WIB

Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama

Minggu, 27 September 2026 - 09:20 WIB

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Berita Terbaru

Ilustrasi: suaramuda.net

Sino Insight

China Pimpin BRICS 2027, Dedolarisasi Kembali Jadi Sorotan

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:42 WIB

KILAS GLOBAL

Mengapa Greenland Penting bagi AS, Eropa, dan Masa Depan Arktik

Rabu, 30 Sep 2026 - 12:28 WIB

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB