Wali Kota Agustina Antar Semarang Sabet PAPTI Award 2026, Dinobatkan Jadi Kota Terandal!

"Ungguli Kota Malang, Tangerang, dan Kabupaten Jember, Semarang dinilai berhasil membangun tata kelola bangunan yang aman, profesional, sekaligus mendorong ekonomi lewat sektor MICE"

- Penulis

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng (gambar: jatengdaily.com)

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng (gambar: jatengdaily.com)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Kabar membanggakan datang dari Kota Semarang. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, ibu kota Jawa Tengah sukses menyabet PAPTI Award 2026 dengan predikat Kota Terandal, mengungguli sejumlah daerah besar lainnya.

Penghargaan bergengsi dari Perkumpulan Ahli Pengkaji Teknis Indonesia (PAPTI) itu diserahkan dalam malam penganugerahan Pemerintah Daerah Terbaik yang digelar di Paragon PO Hotel Semarang, Selasa (14/7).

Tak tanggung-tanggung, Semarang berhasil mengungguli tiga daerah yang juga masuk nominasi, yakni Kota Malang, Kota Tangerang, dan Kabupaten Jember.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi Agustina, penghargaan ini bukan sekadar trofi, tetapi menjadi bukti bahwa pembangunan kota yang mengutamakan keselamatan masyarakat dan tata kelola bangunan yang baik mulai menunjukkan hasil nyata.

“Merupakan sebuah kehormatan bagi Pemerintah Kota Semarang menjadi tuan rumah Welcome Dinner PAPTI Award 2026. Kehadiran seluruh peserta dari berbagai daerah menjadi energi positif sekaligus memperkuat semangat kolaborasi untuk membangun Indonesia yang semakin aman, tertib, dan berkualitas,” ujar Agustina.

Baca Juga :  Wali Kota Semarang: Dugderan Simbol Akulturasi Budaya Jelang Ramadhan di Semarang

Tak ingin melewatkan momentum, Agustina juga melihat perhelatan nasional yang dihadiri ratusan ahli konstruksi dari berbagai daerah itu sebagai peluang besar untuk menggerakkan ekonomi Kota Semarang.

Menurutnya, sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) menjadi salah satu andalan Semarang sebagai kota perdagangan dan jasa. Kehadiran event berskala nasional diyakini mampu meningkatkan okupansi hotel, menghidupkan bisnis kuliner, hingga mendongkrak pendapatan pelaku usaha lokal.

“Acara seperti ini memberikan dampak bagi warga Kota Semarang melalui pajak hotel dan restoran. Pendapatan itulah yang nantinya digunakan kembali untuk membangun Kota Semarang,” jelasnya.

Di sisi lain, Agustina menegaskan pemerintah kota juga terus bekerja menghadapi tantangan besar yang selama ini menjadi pekerjaan rumah Semarang, mulai dari banjir, rob, hingga dampak perubahan iklim di kawasan pesisir.

Baca Juga :  Wali Kota Semarang Siapkan Hadiah Rumah, Mobil, Motor dan Elektronik bagi Warga Taat Pajak, Simak Selengkapnya!

Berbagai proyek pengendalian banjir dan penguatan infrastruktur terus dipacu agar kota ini semakin aman dan nyaman bagi warganya.

Menurut Agustina, keberhasilan meraih predikat Kota Terandal juga tak lepas dari peran para ahli pengkaji teknis yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam memastikan bangunan memenuhi standar keselamatan.

“Keberadaan para ahli pengkaji teknis bukan sekadar memenuhi persyaratan administrasi, tetapi menjadi mitra strategis pemerintah untuk mewujudkan tata kelola bangunan yang profesional, akuntabel, dan yang paling penting menjamin keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Penghargaan ini semakin mengukuhkan posisi Semarang sebagai salah satu kota yang serius membangun infrastruktur berkualitas, sekaligus memperkuat daya saing sebagai kota perdagangan, jasa, dan pusat penyelenggaraan berbagai event nasional. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pajak Kendaraan Banyak Nunggak, Bapenda Jateng Siapkan Jurus Baru Libatkan RT hingga RW
Pati Bersiap Punya Pabrik Tas dan Koper Raksasa! Investor China Bidik Serap 3.500 Pekerja Lokal
FKUB Kota Semarang Perkuat Toleransi Lewat Dialog Lintas Agama, Libatkan Pemerintah, DPRD, Akademisi, dan Tokoh Agama
Kejati Jateng Mulai ‘Resik-Resik’ SPPG, Semua Diperiksa dari Dekat!
Sulap Sampah Jadi Rupiah, Pemuda Disabilitas Sukoharjo Sukses Gelar Pameran Seni Ekologis dan Resmikan Unit Usaha
Warga Jateng, Masih Ingat Jateng Valley di Hutan Penggaron? Proyek Rp2 Triliun yang Kini Terbengkalai
Aduh, Sidang Eks Bupati Pati Sudewo Berujung Chaos! Pendukung Jebol Pagar Pengadilan, Mobil Tahanan Tertahan 1,5 Jam
Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:03 WIB

Pajak Kendaraan Banyak Nunggak, Bapenda Jateng Siapkan Jurus Baru Libatkan RT hingga RW

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:28 WIB

Wali Kota Agustina Antar Semarang Sabet PAPTI Award 2026, Dinobatkan Jadi Kota Terandal!

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:30 WIB

Pati Bersiap Punya Pabrik Tas dan Koper Raksasa! Investor China Bidik Serap 3.500 Pekerja Lokal

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:51 WIB

FKUB Kota Semarang Perkuat Toleransi Lewat Dialog Lintas Agama, Libatkan Pemerintah, DPRD, Akademisi, dan Tokoh Agama

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:16 WIB

Kejati Jateng Mulai ‘Resik-Resik’ SPPG, Semua Diperiksa dari Dekat!

Berita Terbaru