Pajak Kendaraan Banyak Nunggak, Bapenda Jateng Siapkan Jurus Baru Libatkan RT hingga RW

"Kepatuhan bayar pajak kendaraan di Jawa Tengah turun jadi 64 persen. Lewat aplikasi Sengkuyung, pemerintah desa bakal ikut membantu menagih tunggakan hingga tingkat RT dan RW."

- Penulis

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Pinterest

Ilustrasi: Pinterest

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Masih sering lupa bayar pajak kendaraan? Ternyata kamu nggak sendirian. Tingkat kepatuhan masyarakat Jawa Tengah dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) terus mengalami penurunan.

Data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah mencatat, sepanjang 2026 tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan baru mencapai sekitar 64 persen. Artinya, masih banyak kendaraan yang pajaknya menunggak.

Kepala Bapenda Jawa Tengah, Muhamad Masrofi, mengungkapkan ada sejumlah penyebab di balik rendahnya kepatuhan tersebut. Selain kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, sebagian masyarakat juga mulai mempertanyakan transparansi pengelolaan dana pajak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, menurutnya, pajak kendaraan menjadi salah satu sumber pendapatan penting yang digunakan untuk membiayai pembangunan di berbagai daerah di Jawa Tengah.

Baca Juga :  DEBAT PILWAKOT SEMARANG: Agustina-Iswar Tegaskan Komitmen Percepatan Transformasi Ekonomi, Tawarkan Program 25 Juta/ RT

Untuk mengatasi persoalan itu, Bapenda Jateng menyiapkan strategi baru. Nantinya, penagihan tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor akan diintegrasikan dengan sistem penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang selama ini sudah berjalan di tingkat desa.

Program ini akan didukung aplikasi digital bernama Sengkuyung. Melalui aplikasi tersebut, pemerintah desa dapat mengakses data penunggak pajak kendaraan secara lengkap berdasarkan nama dan alamat hingga tingkat RT dan RW.

Dengan begitu, kepala desa, perangkat desa, hingga pengurus RT dan RW dapat membantu mengingatkan warga yang masih memiliki tunggakan pajak kendaraan.

Baca Juga :  Tinjau Tanjung Emas, Gubernur Minta Kebut Revitalisasi Pelabuhan

Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’, menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, pola ini memiliki peluang besar untuk berhasil karena selama ini realisasi pembayaran PBB di desa-desa relatif tinggi, bahkan banyak yang mampu mencapai target 100 persen.

“Keterlibatan kepala desa, perangkat desa, hingga jajaran RT dan RW sangat efektif karena mereka lebih mengenal warga secara dekat,” ujarnya, seperti dikutip dari Suara Merdeka, Rabu (15/7).

Jika strategi ini berjalan efektif, Bapenda berharap angka kepatuhan pembayaran pajak kendaraan di Jawa Tengah bisa kembali meningkat sekaligus memperkuat pendapatan daerah untuk mendukung pembangunan. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Agustina Antar Semarang Sabet PAPTI Award 2026, Dinobatkan Jadi Kota Terandal!
Pati Bersiap Punya Pabrik Tas dan Koper Raksasa! Investor China Bidik Serap 3.500 Pekerja Lokal
FKUB Kota Semarang Perkuat Toleransi Lewat Dialog Lintas Agama, Libatkan Pemerintah, DPRD, Akademisi, dan Tokoh Agama
Kejati Jateng Mulai ‘Resik-Resik’ SPPG, Semua Diperiksa dari Dekat!
Sulap Sampah Jadi Rupiah, Pemuda Disabilitas Sukoharjo Sukses Gelar Pameran Seni Ekologis dan Resmikan Unit Usaha
Warga Jateng, Masih Ingat Jateng Valley di Hutan Penggaron? Proyek Rp2 Triliun yang Kini Terbengkalai
Aduh, Sidang Eks Bupati Pati Sudewo Berujung Chaos! Pendukung Jebol Pagar Pengadilan, Mobil Tahanan Tertahan 1,5 Jam
Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:03 WIB

Pajak Kendaraan Banyak Nunggak, Bapenda Jateng Siapkan Jurus Baru Libatkan RT hingga RW

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:28 WIB

Wali Kota Agustina Antar Semarang Sabet PAPTI Award 2026, Dinobatkan Jadi Kota Terandal!

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:30 WIB

Pati Bersiap Punya Pabrik Tas dan Koper Raksasa! Investor China Bidik Serap 3.500 Pekerja Lokal

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:51 WIB

FKUB Kota Semarang Perkuat Toleransi Lewat Dialog Lintas Agama, Libatkan Pemerintah, DPRD, Akademisi, dan Tokoh Agama

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:16 WIB

Kejati Jateng Mulai ‘Resik-Resik’ SPPG, Semua Diperiksa dari Dekat!

Berita Terbaru