Tinjau Tanjung Emas, Gubernur Minta Kebut Revitalisasi Pelabuhan

- Penulis

Jumat, 23 Mei 2025 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta projek pengerjaan revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang selesai dalam tempo satu tahun.

“Dalam waktu dekat atau satu tahun, (revitalisasi) harus selesai karena prediksi ke depan nilai ekspor-impor kita akan meningkat, seiring dengan jalannya investasi di projek strategis nasional (PSN) maupun investasi lainnya,” kata Luthfi saat membersamai rombongan anggota Komisi V DPR RI meninjau Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jumat, 23 Mei 2025.

Tinjauan tersebut bagian dari langkah percepatan revitalisasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi di Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Percepatan tersebut perlu dilakukan agar Jawa Tengah dapat meningkatkan daya saing dengan provinsi lain yang memiliki pelabuhan-pelabuhan besar.

Apalagi beberapa investor telah menyampaikan rencana ke depan, khususnya terkait distribusi barang hasil produksi.

Semakin meningkatmya produksi, lanjut dia, maka dibutuhkan akses ke pelabuhan yang cepat.

“Pemprov mengucapkan terima kasih dengan kunjungan dari Komisi V DPR RI. Tentu kita mohon kepada Beliau untuk mengawal, sehingga kerja-kerja teamwork akan bersama-sama dilakukan,” kata Luthfi.

Baca Juga :  Dear Warga Jepara! Pemerintah Telah Siapkan Bus Mudik Gratis, Simak Selengkapnya!

Gubernur menilai, secara umum pengembangan sarana-prasarana di Pelabuhan tersebut sudah mencukupi.

Namun, seiring dengan adanya projek strategis nasional, banyaknya kawasan industri, dan bergeliatnya investasi di Jawa Tengah, maka diperlukan pelabuhan yang representatif.

Upaya yang dilakukan adalah revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas.

“Dalam satu tahun ke depan, produksi di Jawa Tengah akan melimpah, maka sarana pelabuhan harus representatif, dengan begitu berjalannya barang dan orang akan lebih lancar,” kata Luthfi.

Pemprov dan instansi terkait sudah menyiapkan konsep revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas, baik yang sifatnya curah maupun kontainer.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda mengatakan, percepatan revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas itu memang harus segera dilakukan.

Ia ingin jejaring logistik di Jawa Tengah bisa aman, satu akses, cepat, dan tidak boleh ada penundaan.

“Transformasi perlu dipercepat semuanya. Pengembangan dermaga dan perpanjangannya, kemudian akses infrastruktur jalan, kita ingin diperbaiki secepatnya, supaya lalu lintas logistik kita bisa berjalan normal dan maksimal,” katanya.

Baca Juga :  Haul Masyaikh di Hari Santri: KH Ubaidillah Shodaqoh Tegaskan NU Penentu Arah Bangsa

Disinggung terkait target percepatan revitalisasi tersebut, Komisi V DPR RI akan melakukan pendalaman teelebih dahulu dengan stakeholder terkait, termasuk dengan konsep yang sudah dibuat oleh Pemprov Jateng.

Percepatan revitalisasi juga perlu menggandeng banyak pihak termasuk peluang investor.

“Teman-teman di Kementerian Perhubungan dan Pekerjaan Umum (PU) sedang membahas untuk memenuhi target tentang perbaikan yang ada di pelabuhan Tanjung Emas ini, termasuk ada kemungkinan investor masuk di sini,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Investasi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Persero, Boy Robyanto menjelaskan, pengembangan Pelabuhan Tanjung Emas saat ini masih 50%.

Ada beberapa kendala terkait pengembangan, di antaranya penurunan muka tanah yang masif, mencapai 13-17 cm per tahun.

Ia menjelaskan, Pelabuhan Tanjung Emas merupakan satu-satunya yang memiliki dermaga bertingkat, yaitu level 1, 2, dan 3. Dermaga tersebut akan terus ditinggikan.

“Dengan kondisi teknis yang ada, pengembangan tetap kita lakukan. Sekarang sedang mengerjakan peninggian dermaga,” katanya. (*)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Demi Rp5,3 Triliun, Perut Gunung Ungaran Mau Dibongkar: Dapat Listrik atau Cuma Lubang?
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB