DEBAT PILWAKOT SEMARANG: Agustina-Iswar Tegaskan Komitmen Percepatan Transformasi Ekonomi, Tawarkan Program 25 Juta/ RT

- Penulis

Jumat, 1 November 2024 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, KOTA SEMARANG — Kota Semarang sudah bertransformasi menjadi pusat ekonomi Jawa, karena posisi strategis dan geografisnya yang berada dalam konektifitas antar wilayah di Pulau Jawa.

Hal itu diungkapkan secara optimis oleh calon Wakil Walikota Semarang nomor urut 02, Iswar Amimuddin dalam debat publik pada Jum’at malam (1/11/2024).

Iswar menjelaskan bahwa Ibu Kota Semarang sudah terkoneksi dengan baik karena menjadi pusat perlintasan dan pusat logistik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tol Jakarta-Semarang selesai, sekarang akan terbangun tol semarang-demak, kemudian akan dibangun tol Semarang-Solo-Yogya. Lalu ada pula Kawasan industri Demak, Kendal, dan Batang yang membutuhkan semarang sebagai pusat logistiknya,” ungkapanya.

Baca Juga :  Pilwakot Semarang 2024 Kamu Bakal Jagokan Siapa? Yuk Cek Hasil Survei Y-Publica

Iswar menjelaskan jalur-jalur tersebut akan membuat semarang menjadi kota penghubung sekaligus pusat logistik nasional. Sehingga menjadi pusat pengembangan ekonomi Pulau Jawa.

Lalu ia mengatakan pindahnya ibukota negara ke IKN juga diharapkan akan membuat semarang menjadi pintu Pulau Jawa dalam konektifitas ekonomi dengan wilayah luar jawa, utamanya sekitar IKN.

“Potensi ini sudah terbuka lebar, namun kami perlu mengembangkan Pendidikan bagi warga semarang agar SDM kita siap menerima potensi ekonomi yang begitu besar,” tuturnya.

Baca Juga :  Optimis Menang! 3000 Tokoh Semarang Utara Deklarasi Dukung Agustina-Iswar

Namun masih ada kendala dalam mengembangkan ekonomi. Problem tersebut adalah rendahnya pendapatan dan daya beli masyarakat namun memiliki beban pengeluaran di luar kebutuhan rumah tangga, salah satunya iuran sosial.

Iswar mengatakan pihaknya mengandalkan program dana RT 25 juta per tahun untuk meringankan pengeluaran masyarakat demi memutus disparitas ekonomi warga Semarang.

“Kami berupaya terus memperkecil disparitas tersebut agar pendapatan dan belanja warga semakin setara,”tuturnya.

“Kami sendiri sudah menghitung kebutuhan fiskal Kota Semarang dari 2025 sampai 2029,” bebernya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Demi Rp5,3 Triliun, Perut Gunung Ungaran Mau Dibongkar: Dapat Listrik atau Cuma Lubang?
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB