Wali Kota Semarang: Dugderan Simbol Akulturasi Budaya Jelang Ramadhan di Semarang

- Penulis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Tradisi tahunan Dugderan bukan sekadar pesta jelang Ramadhan. Bagi Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, Dugderan adalah simbol akulturasi budaya sekaligus panggung kebersamaan warga Kota Atlas.

“Dugderan itu ruang bersama. Warga bisa menikmati budaya, merasakan kebersamaan, dan mempererat persaudaraan. Ini momentum memperkuat identitas Semarang sebagai kota inklusif,” tegasnya, Jumat.

Tahun 2026, Dugderan bakal tampil lebih megah! Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi”, perayaan yang digelar Senin (16/2) ini siap jadi sorotan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang bikin makin spesial, momen Dugderan kali ini berdekatan dengan perayaan Imlek. Perpaduan ini makin menegaskan Semarang sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia.

Baca Juga :  Gus Rozin Dorong PCNU Boyolali Prioritaskan Empat Bidang Perkhidmatan

Rute karnaval pun melintasi ikon-ikon religi lintas budaya — simbol nyata harmoni di Kota Lumpia.

Dua Sesi, Lebih Khidmat

Agar tetap sakral dan tertata, karnaval dibagi dua sesi. Sesi pertama: Pawai Budaya Dugder. Ribuan warga, komunitas seni, hingga elemen masyarakat bergerak dari Balai Kota menuju Alun-Alun Kauman.

Atraksi seni tari dan parade budaya siap bikin suasana makin meriah.

Sesi kedua: Rombongan bus wali kota melanjutkan perjalanan lewat Jalan Wahid Hasyim menuju Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) tanpa iringan parade.

“Kami ingin warga tak cuma jadi penonton, tapi ikut merasakan pengalaman budaya yang utuh,” ujar Agustina.

Anak Muda Ikut Ambil Peran

Baca Juga :  Semarang Makin Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional, Persiapannya Sudah 80 Persen

Serunya lagi, ada Kirab Dugder Anak yang melibatkan ribuan pelajar dan pegiat seni. Rutenya dari SD Marsudirini menuju Thamrin Square.

Menurut Agustina, ini penting agar generasi muda tak tercerabut dari akar budayanya.

“Kalau anak-anak sudah bangga dengan budayanya sejak dini, mereka akan tumbuh dengan identitas yang kuat. Ini investasi budaya jangka panjang,” katanya.

Magnet Wisata & Wajah Harmoni Semarang

Dugderan 2026 tak cuma jadi pesta rakyat, tapi juga ditargetkan sebagai magnet wisata budaya, baik nasional maupun internasional.

Perpaduan nilai religi, seni, dan toleransi menjadikan Dugderan sebagai pernyataan tegas: Semarang adalah rumah besar bagi keberagaman.

“Dugderan ini milik semua warga,” pungkas Agustina. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 09:24 WIB

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB