Program MBKM Bina Desa: Mengubah Limbah Organik Menjadi Pupuk dengan Bantuan Maggot di Desa Segorotambak

- Penulis

Sabtu, 31 Mei 2025 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, SIDOARJO — Persoalan sampah organik yang belum ditangani dengan baik menjadi perhatian utama di Desa Segorotambak, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo.

Tak hanya sampah rumah tangga, di desa ini juga banyak ditemukan limbah dari hasil perikanan, khususnya limbah cangkang kerang yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Menjawab tantangan tersebut, kelompok 4 Mahasiswa program MBKM Bina Desa 2025 mengusung inovasi pengolahan limbah organik dengan memanfaatkan maggot dari lalat Black Soldier Fly (BSF).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini berlangsung sejak 28 April hingga 28 Mei 2025, dan berhasil menarik antusiasme masyarakat setempat.

Program ini merupakan kolaborasi antara mahasiswa dan dosen pembimbing lapangan Maudy Pratiwi Novia Matovanni, S.T., M.T., serta dukungan aktif dari Kepala Desa Segorotambak, Hj. Anik Mahmudah, dan masyarakat desa Segorotambak.

“Saya sangat mengapresiasi karena selama ini limbah rumah tangga dan cangkang kerang hanya dibuang begitu saja. Dengan adanya program ini, warga jadi tahu bagaimana cara mengolahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat,” ujar Hj. Anik Mahmudah, Kepala Desa Segorotambak.

Baca Juga :  UPTD SDN Pangpajung 02 Sukses Raih Prestasi

Limbah organik yang diolah berasal dari sisa sayur, kulit buah, serta bahan tambahan lokal seperti cangkang kerang yang telah dihaluskan dan abu sekam padi.

Cangkang kerang diketahui mengandung kalsium karbonat (CaCO₃) yang tinggi, sehingga berfungsi sebagai penetral pH tanah, memperbaiki struktur tanah, dan menambah unsur hara pada pupuk.

Sampah-sampah ini diproses menggunakan larva maggot BSF yang dikenal mampu mengurai limbah dua kali lipat dari berat tubuhnya setiap hari.

Selain efisien, maggot juga tidak membawa penyakit dan menghasilkan residu (kasgot) yang kaya nutrisi untuk dijadikan pupuk.

Program ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Selain membantu mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPS, masyarakat juga mulai memahami nilai ekonomis dan ekologis dari pengolahan sampah yang tepat.

Baca Juga :  Hadiri Peresmian Kampung Pramuka Kwarcab Kab. Tasikmalaya Ke-22, Utusan Kwarda DKI Jakarta Beri Apresiasi Luar Biasa!

Banyak warga yang mulai tertarik untuk membudidayakan maggot secara mandiri.

“Saya tertarik karena pupuk ini mudah dibuat dan bahan-bahannya gampang dicari. Saya juga punya banyak maggot yang biasa saya gunakan buat pakan ternak,” ungkap Aisyah, salah satu warga Segorotambak.

Selama program berlangsung, mahasiswa tidak hanya membangun sistem pengolahan, tetapi juga melakukan edukasi kepada masyarakat agar mampu melanjutkan budidaya maggot dan pembuatan pupuk secara mandiri.

Hal ini sejalan dengan visi MBKM Bina Desa yang mendorong kemandirian dan keberlanjutan program berbasis potensi lokal. (Red)

*) Artikel ini ditulis oleh: Muflikhatus Safaah Annawawi dan Maudy Pratiwi Novia Matovanni, S.T.,M.T., mahasiswa dan Dosen Teknik kimia UPN “Veteran” Jawa Timur

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bikin Pakan Lele Makin Cerdas! Dosen UPN Veteran Jatim Kenalkan Software Digital untuk Petambak di Lamongan
UPN “Veteran” Jatim Bantu Petambak Karang Langit Panen Harapan, Pakan Mandiri dan Bibit Lele Disalurkan
UPN “Veteran” Jatim Dampingi Warga Karang Langit Produksi Pakan Lele Mandiri, Serahkan Teknologi Tepat Guna
Alumni Turun Gunung! FORTASI MATSAMDAH 2026 Bikin Siswa Baru Makin Berani Berkarya
Cuma 4 Hari, Mahasiswa UIN Walisongo Bikin Warga Kendal Merasa Punya Keluarga Baru!
Nggak Cuma Cari Kerja, Siswa SMK Putra Satria Diajak Berani Bangun Bisnis Sejak Bangku Sekolah
Bangun Jiwa Wirausaha di Era Digital, Mahasiswa UNPAM Edukasi Siswa SMK Putra Satria Jadi Digital Influencer yang Produktif
Gen Z Jangan Cuma Cari Kerja, Mahasiswa Unpam Ajak Siswa SMK Berani Bangun Bisnis
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:05 WIB

Bikin Pakan Lele Makin Cerdas! Dosen UPN Veteran Jatim Kenalkan Software Digital untuk Petambak di Lamongan

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:45 WIB

UPN “Veteran” Jatim Bantu Petambak Karang Langit Panen Harapan, Pakan Mandiri dan Bibit Lele Disalurkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:19 WIB

UPN “Veteran” Jatim Dampingi Warga Karang Langit Produksi Pakan Lele Mandiri, Serahkan Teknologi Tepat Guna

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:51 WIB

Alumni Turun Gunung! FORTASI MATSAMDAH 2026 Bikin Siswa Baru Makin Berani Berkarya

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:59 WIB

Cuma 4 Hari, Mahasiswa UIN Walisongo Bikin Warga Kendal Merasa Punya Keluarga Baru!

Berita Terbaru