Peran Pancasila dalam Memperkuat Rasa Nasionalisme Generasi Muda di Tengah Arus Globalisasi

- Penulis

Jumat, 21 Maret 2025 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Pinterest

Ilustrasi: Pinterest

SUARAMUDA, SEMARANG – Nasionalisme adalah konsep atau ideologi yang mementingkan identitas, kesatuan, dan kepentingan nasional suatu bangsa atau negara. Menurut KBBI, nasionalisme diartikan sebagai paham atau ajaran untuk mencintai bangsa dan negara sendiri.

Dalam catatan sejarah, semagat nasionalisme telah ditunjukan oleh pendiri bangsa dan para pejuang kemerdekaan yang mengedepankan persatuan dan kesetaraan denga tujuan untuk merebut kemerdekaan dari penjajah yang bertentangan dengan prinsip kemanusiaan dan keadilan.

Seiring berkembannya zaman, rasa nasionalisme seolah sudah mulai luntur. Lalu bagaimana dengan para generasi muda sekarang, apakah rasa nasionalisme masih terpatri kuat dalam jiwa sebagaimana para pejuang?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak pernah berubah sejak awal, yang berbeda hanya masyarakat yang menerapkan nilai-nilai Pancasila saja yang mulai memudar,karena perkembangan dari waktu ke waktu.

Generasi muda menyaksikan memudarnya nilai-nilai Pancasila dan nasionalisme karena terlalu mengikuti perkembangan zaman ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih, globalisasi dan pergaulan bebas.

Baca Juga :  Korupsi, Penggangguran S1 dan Hubungannya dengan Pancasila

Di tengah masuknya arus globalisasi di Indonesia ini mengakibatkan berbagai macam dampak, dan yang paling berdampak dari arus globalisasi ini adalah para generasi muda.

Pengaruh budaya asing yang tidak tersaring, kurangnya kesadaran sejarah, penggunaan media sosial yang tidak bijak, serta menurunnya semangat gotong royong menjadi faktor utama melemahnya nasionalisme di kalangan anak muda.

Pendidikan Pancasila dalam hal ini memegang peranan krusial dalam memperkuat rasa nasionalisme generasi muda di tengah arus globalisasi.

Inilah mengapa Pendidikan Pancasila ditetapkan menjadi mata pelajaran wajib di Indonesia yang dipelajari sejak Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi.

Melalui Pendidikan Pancasila, kesadaran akan sejarah perjuangan bangsa dapat ditanamkan agar generasi muda lebih menghargai makna kemerdekaan dam lebih mencintai budaya lokal.

Baca Juga :  Ketika Indonesia Diuji, Pendidikan Pancasila Jadi Solusi

Implementasi nilai-nilai Pancasila dapat dimulai dengan menumbuhkan rasa nasionalisme terlebih dahulu.

Ini bisa dilakukan pada momen-momen penting di Indonesia, seperti Hari Kemerdekaan, Hari Pahlawan, Hari Sumpah Pemuda, serta berbagai hari penting lainnya yang bisa dijadikan kesempatan untuk menanamkan rasa nasionalisme pada generasi muda.

Kita perlu memanfaatkan momen tersebut agar lebih peduli dengan nilai-nilai Pancasila.

Selain itu, sebagai generasi muda, kita seharusnya mengembangkan semangat cinta tanah air, seperti mendukung produk lokal dan berusaha keras dalam menuntut ilmu untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia. Kita juga perlu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dengan baik.

*) Penulis: Rahma Safitri, Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta
**) Artikel ini disusun untuk memenuhi tugas perkuliahan
***) Isi dan pesan dalam artikel bukan menjadi pandangan redaksi

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jangan Besarkan Program dengan Mengecilkan Rakyat Desa
Negara Hukum Tidak Boleh Dikalahkan oleh Hasrat Menegakkan Hukum
Pengaruh Afirmasi Positif Orang Tua Terhadap Motivasi Mahasiswa dalam Menyelesaikan Studi
Warisan Krisis Kepercayaan: Ketika Pemerintahan Baru Masih Dibayangi Legacy Lama
Untuk Apa Calon Pegawai Koperasi Desa Dimiliterisasi?
Ketika Makan Bergizi Gratis Kehilangan Kepercayaan Siswa
Buat Apa Jokowi Sibuk Melakukan Safari?
Kemanusiaan di Titik Nadir: Ketika Rumah Sakit Menjadi Jarahan Perang
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:25 WIB

Jangan Besarkan Program dengan Mengecilkan Rakyat Desa

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:19 WIB

Negara Hukum Tidak Boleh Dikalahkan oleh Hasrat Menegakkan Hukum

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:50 WIB

Pengaruh Afirmasi Positif Orang Tua Terhadap Motivasi Mahasiswa dalam Menyelesaikan Studi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:34 WIB

Warisan Krisis Kepercayaan: Ketika Pemerintahan Baru Masih Dibayangi Legacy Lama

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:01 WIB

Untuk Apa Calon Pegawai Koperasi Desa Dimiliterisasi?

Berita Terbaru