Mengurai Batang Tubuh Pancasila

- Penulis

Minggu, 23 Maret 2025 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Iqbal Ar Rosyid

Muhammad Iqbal Ar Rosyid

SUARAMUDA, SEMARANG — Pancasila merupakan ideologi dari negara Indonesia yang di mana penamaannya berasal dari bahasa Sansekerta, panca (lima) dan sila (dasar), yang jika disatukan menjadi ‘Lima Dasar’.

Kelima sila yang membentuk Pancasila ini adalah ‘Ketuhanan yang Maha Esa’, ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’, ‘Persatuan Indonesia’, ‘Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan’, dan ‘Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia’.

Kelima dasar ini menjadi fondasi dari perilaku, sudut pandang, dan moral dari warga Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam dunia pendidikan, dari sekolah dasar hingga sekolah tingkat atas (SMA), Pancasila menjadi bagian dari mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, sedangkan dalam lingkup perkuliahan, salah satu mata kuliah yang dapat diampu adalah Pendidikan Pancasila.

Baca Juga :  Dari Pola Arab sampai India, Perempuan Kandangrejo Serius Belajar Henna

Selain karena sebagai ideologi bangsa, Pancasila juga sudah menjadi dasar dari bangsa Indonesia bahkan sebelum konsep ‘Indonesia’ terbentuk. Sebagai contoh, sila pertama, ‘Ketuhanan yang Maha Esa’, walaupun belum sepenuhnya terlaksana, telah terwakilkan oleh banyaknya keyakinan (Dinamisme dan animisme daerah sekitar) dan agama (Islam, Hindu, dan Buddha).

Sila kedua dan kelima, ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’ dan ‘Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia’, terlaksana lewat bagaimana setiap warga mendapatkan jatah untuk melanjutkan kehidupan.

Perlu diketahui bahwa ‘adil’ dalam sila kelima bergantung pada bagian waktu dan daerah suatu kelompok berada. Jadi, setiap daerah memiliki sistem ‘adil’ yang berbeda dalam waktu yang sama, begitu pula suatu daerah dalam era yang berbeda.

Baca Juga :  Pancasila dan Esensi dalam Pemerataan Pembangunan

Sila ketiga, ‘Persatuan Indonesia’, dilaksanakan dengan bagaimana para rakyat di suatu daerah, dan kemudian satu negara, bersatu melawan penjajah. Sila keempat, ‘Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan’, terlaksana dalam bentuk banyaknya organisasi yang didirikan dan bagaimana mereka bermusyawarah untuk merencanakan rencana waktu dekat maupun dalam waktu panjang.

Sejarah telah menunjukkan bahwa Pancasila telah menjadi bagian dari bangsa Indonesia sejak lama. Oleh karena itu, penting bagi seluruh masyarakat, terutama peserta didik seperti siswa dan mahasiswa, untuk mampu menjalankan kelima sila tersebut dan menjadikannya pedoman hidup.

Penulis: Muhammad Iqbal Ar Rosyid, Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Menyulam Kebhinekaan dalam Irama Borneo
Berita ini 26 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB