SUARAMUDA.NET, DEMAK — Puluhan balita di Desa Pulosari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, mendapat layanan pemeriksaan kesehatan lengkap pada Kamis (6/8/2026).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Posyandu Pulosari, tenaga kesehatan dari Puskesmas Karangtengah, serta Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN MIT) Ke-22 Posko 75 UIN Walisongo Semarang.
Sebanyak 75 anak usia 0–5 tahun mengikuti pemeriksaan yang meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemantauan tumbuh kembang, hingga pemberian imunisasi campak. Kegiatan tersebut digelar di Posko KKN MIT Ke-22 Posko 75 Desa Pulosari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bukan sekadar cek kesehatan rutin, kegiatan ini juga menjadi langkah preventif untuk mendeteksi sedini mungkin gangguan pertumbuhan anak sekaligus meningkatkan cakupan imunisasi dasar di masyarakat.
Mahasiswa KKN UIN Walisongo pun tak hanya menjadi penonton. Mereka ikut membantu proses registrasi, mengatur alur pelayanan, mendampingi para orang tua, hingga mendukung tenaga kesehatan selama pemeriksaan berlangsung.
Tenaga kesehatan Puskesmas Kecamatan Karangtengah, Citra Putri Pratama Lestari, menegaskan bahwa posyandu memiliki peran penting dalam memastikan tumbuh kembang anak tetap sesuai usianya.
“Posyandu tidak hanya menjadi tempat pemeriksaan kesehatan, tetapi juga sarana edukasi bagi orang tua untuk memantau tumbuh kembang anak sesuai usianya. Jika hasil pemantauan menunjukkan pertumbuhan anak tidak mengalami kenaikan atau berada pada kategori yang memerlukan perhatian khusus, kami akan melakukan pemantauan lanjutan dan berkolaborasi dengan dokter agar anak memperoleh penanganan yang tepat,” ujarnya.
Menurutnya, pemeriksaan rutin menjadi kunci untuk menemukan potensi gangguan pertumbuhan maupun perkembangan sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Kolaborasi antara Posyandu Pulosari, Puskesmas Karangtengah, dan Mahasiswa KKN MIT Ke-22 Posko 75 UIN Walisongo ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan balita sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala.
Dengan semakin aktifnya layanan posyandu di tingkat desa, upaya pencegahan stunting dan berbagai masalah kesehatan anak diharapkan dapat dilakukan lebih efektif sejak usia dini. (Red)















Komentar