Nestapa Nasib Kapal Tanker RI di Selat Hormuz Iran Buka Suara!

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: Kompas.com

Gambar: Kompas.com

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Ketegangan di Selat Hormuz lagi panas-panasnya, dan dampaknya langsung terasa ke Indonesia. Kapal tanker RI yang belum bisa melintas bikin publik bertanya-tanya: sebenarnya ada apa?

Di tengah spekulasi yang makin liar, Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi akhirnya buka suara.

Ia memastikan satu hal penting: Selat Hormuz tidak ditutup! Tapi… situasinya memang jauh dari kata normal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Boroujerdi, jalur laut super strategis itu masih beroperasi. Hanya saja, sekarang semua kapal harus “main aman” dengan protokol keamanan ekstra ketat karena kondisi kawasan yang lagi tegang.

Baca Juga :  PPI Suriah Resmi Kukuhkan Kabinet Istimewa 2025–2026, Dilanjutkan Muker dan Rapat Triwulan I

“Selat Hormuz tidak tertutup. Iran sejak lama berperan menjaga keamanan di wilayah ini,” tegasnya dalam wawancara.

Lalu kenapa kapal tanker Indonesia masih tertahan?

Ternyata, bukan karena diblokir. Boroujerdi menyebut ada faktor teknis dan penyesuaian keamanan yang bikin proses pelayaran jadi lebih rumit dari biasanya. Singkatnya, jalurnya buka, tapi nggak bisa sembarangan lewat.

Ia juga menyinggung bahwa situasi panas ini tidak lepas dari dinamika global, termasuk tekanan dan konflik yang melibatkan pihak luar terhadap Iran.

Jadi, ini bukan sekadar kebijakan lokal, tapi efek domino geopolitik. Meski begitu, ada kabar yang sedikit melegakan.

Baca Juga :  Presiden Putin Sampaikan Belasungkawa pada Prabowo atas Bencana Banjir Sumatra

Iran tetap membuka akses bagi negara-negara yang punya hubungan baik — termasuk Indonesia — asalkan ada komunikasi dan koordinasi yang jelas.

“Yang penting komunikasi dan negosiasi. Kalau itu dilakukan, izin bisa diberikan,” jelasnya.

Artinya, nasib kapal tanker RI kini sangat bergantung pada jalur diplomasi. Kalau komunikasi lancar, peluang melintas tetap terbuka.

Di tengah situasi global yang makin panas, Selat Hormuz kembali jadi panggung krusial — dan Indonesia ikut merasakan getarannya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB
BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 07:49 WIB

Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB