SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Kabar duka datang dari Timor Leste. Presiden keempat Timor Leste, Francisco Guterres atau yang akrab dikenal sebagai Francisco Lu Olo Guterres, meninggal dunia pada Senin (22/6).
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Pemerintah Timor Leste langsung menetapkan masa berkabung nasional selama satu pekan.
Keputusan tersebut diumumkan melalui Resolusi Nomor 4/24 yang menjadi dasar pelaksanaan penghormatan nasional bagi mendiang mantan kepala negara tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam dokumen resmi yang dipublikasikan pemerintah, disebutkan bahwa masa berkabung diberlakukan di seluruh wilayah Timor Leste sebagai tanda duka cita atas wafatnya sosok yang pernah memimpin negara itu.
“Masa berkabung nasional telah diumumkan di seluruh negeri, sebagai tanda duka cita atas meninggalnya Dr. Francisco Guterres Lú Olo, mantan Presiden Republik Demokratik Timor-Leste,” demikian bunyi Pasal 1 dalam resolusi tersebut.
Pemerintah juga menetapkan bahwa masa berkabung dimulai pada pukul 15.00 waktu setempat pada 22 Juni dan akan berakhir pada tengah malam tanggal 28 Juni.
Wafatnya Francisco Lu Olo Guterres menjadi kehilangan besar bagi Timor Leste. Selama karier politiknya, ia dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam perjalanan demokrasi dan pembangunan negara yang merdeka pada tahun 2002 tersebut. (Red)













Komentar