Timor Leste Berduka, Mantan Presiden Francisco Lu Olo Guterres Wafat

"Pemerintah Timor Leste tetapkan masa berkabung nasional selama tujuh hari sebagai bentuk penghormatan atas wafatnya Presiden keempat negara tersebut"

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden keempat Timor Leste Fransisco Lu Olo Guterres meninggal dunia pada Senin (22/6). (AFP/VALENTINO DARIEL SOUSA)

Presiden keempat Timor Leste Fransisco Lu Olo Guterres meninggal dunia pada Senin (22/6). (AFP/VALENTINO DARIEL SOUSA)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Kabar duka datang dari Timor Leste. Presiden keempat Timor Leste, Francisco Guterres atau yang akrab dikenal sebagai Francisco Lu Olo Guterres, meninggal dunia pada Senin (22/6).

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Pemerintah Timor Leste langsung menetapkan masa berkabung nasional selama satu pekan.

Keputusan tersebut diumumkan melalui Resolusi Nomor 4/24 yang menjadi dasar pelaksanaan penghormatan nasional bagi mendiang mantan kepala negara tersebut.

Dalam dokumen resmi yang dipublikasikan pemerintah, disebutkan bahwa masa berkabung diberlakukan di seluruh wilayah Timor Leste sebagai tanda duka cita atas wafatnya sosok yang pernah memimpin negara itu.

“Masa berkabung nasional telah diumumkan di seluruh negeri, sebagai tanda duka cita atas meninggalnya Dr. Francisco Guterres Lú Olo, mantan Presiden Republik Demokratik Timor-Leste,” demikian bunyi Pasal 1 dalam resolusi tersebut.

Baca Juga :  Buntut Kasus Sipil Rohingya, Pemimpin Junta Militer Myanmar Jadi Target Penangkapan Mahkamah Internasional

Pemerintah juga menetapkan bahwa masa berkabung dimulai pada pukul 15.00 waktu setempat pada 22 Juni dan akan berakhir pada tengah malam tanggal 28 Juni.

Wafatnya Francisco Lu Olo Guterres menjadi kehilangan besar bagi Timor Leste. Selama karier politiknya, ia dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam perjalanan demokrasi dan pembangunan negara yang merdeka pada tahun 2002 tersebut. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Ngamuk Lagi! AS Kembali Serang Iran, Gencatan Senjata Terancam Buyar
China Dorong BRICS Perkuat Kendali Mineral Strategis, Wang Yi Soroti Tantangan Global
Menteri Hukum RI dan Jaksa Agung Rusia Sepakat Perkuat Penegakan Hukum Transnasional
Paviliun Indonesia 1.500 Meter Persegi di INNOPROM 2026, Siap Pamerkan 5 Sektor Industri Unggulan
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mundur dari Jabatannya
Dari Konsultasi ke Integrasi Ekonomi: Deklarasi Kazan Buka Jalan Kerja Sama Ekonomi Rusia-ASEAN
Netanyahu dan Kebijakan Kontroversial: Israel Dianggap Abaikan Hukum Internasional dan Perluas Konflik di Timur Tengah
Perang dengan Iran Ternyata Bikin Amerika Boncos!
Berita ini 19 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:01 WIB

Trump Ngamuk Lagi! AS Kembali Serang Iran, Gencatan Senjata Terancam Buyar

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:02 WIB

China Dorong BRICS Perkuat Kendali Mineral Strategis, Wang Yi Soroti Tantangan Global

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:23 WIB

Menteri Hukum RI dan Jaksa Agung Rusia Sepakat Perkuat Penegakan Hukum Transnasional

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:48 WIB

Paviliun Indonesia 1.500 Meter Persegi di INNOPROM 2026, Siap Pamerkan 5 Sektor Industri Unggulan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:18 WIB

Timor Leste Berduka, Mantan Presiden Francisco Lu Olo Guterres Wafat

Berita Terbaru