Beginilah Jika Rakyat Tak Lagi Percaya, Perdana Menteri Prancis Michel Barnier Akhirnya Mundur!

- Penulis

Jumat, 6 Desember 2024 - 05:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, KOTA SEMARANG – Michel Barnier mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Perdana Menteri Prancis pada Kamis, 5 Desember 2024.

Banyak analis mengatakan, pengunduran diri Michel Barnier akan menjerumuskan Prancis ke dalam krisis politik yang lebih dalam.

Dilansir dari Reuters, Barnier akan menjadi perdana menteri dengan masa jabatan terpendek dalam sejarah Prancis modern.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu dibuktikan dari langkah penyerahanpengunduran dirinya sekitar pukul 10 pagi. Tidak ada pemerintah Prancis yang kalah dalam mosi tidak percaya sejak Georges Pompidou pada 1962.

Baca Juga :  Dari Sekutu Jadi Musuh! Sara Duterte Terancam Lengser, Apakah Mimpi Nyapres 2028 Bisa Tamat?

Dikutip dari Tempo.co, kekacauan politik semakin melemahkan Uni Eropa yang sudah terhuyung-huyung akibat kehancuran pemerintahan koalisi Jerman.

Prancis terpukul hanya beberapa minggu sebelum Presiden terpilih AS Donald Trump kembali ke Gedung Putih.

Di Prancis, kaum kiri garis keras dan sayap kanan ekstrem menghukum Barnier dalam mosi tidak percaya karena mencoba meloloskan anggaran yang tidak populer.

Baca Juga :  Amerika Serikat Jujur, Ternyata Tak Mampu Cegat Rudal Hipersonik Rusia–China

Rancangan anggaran tersebut berupaya menghemat 60 miliar euro atau setara US$ 63 miliar untuk memangkas defisit.

Pengunduran diri Barnier memuncak akibat telah berminggu-minggu tegang akibat anggaran. Imbasnya, posisi Presiden Emmanuel Macron menjadi semakin lemah.

Macron bahkan didesak pula untuk mengundurkan diri sebelum masa jabatannya berakhir pada 2027. Namun Macron tidak bisa digulingkan. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB