Perang dengan Iran Ternyata Bikin Amerika Boncos!

"Pentagon dikabarkan meminta tambahan dana Rp1.423 triliun kepada Kongres untuk menutup biaya perang Iran yang terus membengkak di tengah kritik publik terhadap kebijakan Presiden Donald Trump."

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Iran umumkan sudah kendalikan penuh Selat Hormuz ketika saat situasi sudah di ambang perang dengan AS. Foto/Iranian Army Office

Iran umumkan sudah kendalikan penuh Selat Hormuz ketika saat situasi sudah di ambang perang dengan AS. Foto/Iranian Army Office

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Perang melawan Iran ternyata bikin kantong Amerika Serikat jebol. Pentagon atau Departemen Pertahanan AS dikabarkan bakal meminta tambahan anggaran fantastis sebesar US$80 miliar atau sekitar Rp1.423 triliun kepada Kongres untuk menutupi biaya perang sekaligus kebutuhan pertahanan lainnya.

Informasi tersebut diungkap Wall Street Journal (WSJ) dan dikutip AFP, Jumat (19/6/2026). Sejumlah sumber yang mengetahui pembahasan anggaran itu menyebut permintaan dana jumbo tersebut sudah mulai dibahas di tingkat pemerintahan dan parlemen AS.

Di tengah membengkaknya biaya perang, Presiden AS Donald Trump juga sedang menghadapi gelombang kritik dari publik maupun kalangan politik di Washington.

Mereka menilai pemerintah terlalu banyak menghamburkan uang pajak warga Amerika untuk konflik di Timur Tengah, sementara harga minyak dan inflasi di dalam negeri terus melonjak.

Menurut laporan WSJ, Wakil Menteri Pertahanan AS Stephen Feinberg telah menyampaikan permintaan tambahan anggaran tersebut kepada anggota Kongres pada pekan ini.

Pentagon disebut mulai waswas kehabisan dana untuk menjalankan operasi militer dalam beberapa bulan ke depan. Tanpa suntikan anggaran baru dari Kongres, sejumlah program dan operasi strategis berpotensi terganggu.

Bahkan, dampaknya bisa merembet ke dalam negeri. Militer AS dikabarkan mungkin harus mengurangi latihan tempur serta pengerahan pasukan di perbatasan AS-Meksiko yang selama ini menjadi bagian dari kebijakan keras Trump terhadap imigrasi ilegal.

Baca Juga :  Pegawai Microsoft Ribut, Demo Protes Software Dipakai Militer Israel

Bulan lalu, Pentagon mengakui biaya perang melawan Iran sudah membengkak hingga hampir US$29 miliar atau sekitar Rp516 triliun.

Namun, Partai Demokrat dan sejumlah pengkritik pemerintah menilai angka tersebut belum mencerminkan biaya sebenarnya.

Mereka menyoroti berbagai kerugian tambahan, termasuk dampak ekonomi serta kerusakan akibat serangan balasan Iran, yang diyakini membuat tagihan perang jauh lebih besar dari yang diumumkan pemerintah.

Kini, bola panas berada di tangan Kongres. Jika permintaan anggaran itu disetujui, perang Iran berpotensi menjadi salah satu konflik paling mahal yang harus ditanggung pembayar pajak Amerika dalam beberapa tahun terakhir. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB
BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Berita ini 21 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 07:49 WIB

Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Berita Terbaru

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB

LINTAS AKADEMIKA

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Minggu, 27 Sep 2026 - 09:20 WIB