Kata MUI, Prabowo Bakal Keluar dari ‘Dewan Perdamaian’ Jika ….

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto. (CNN Indonesia)

Presiden Prabowo Subianto. (CNN Indonesia)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Presiden RI Prabowo Subianto disebut siap mundur dari Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) jika keberadaan Indonesia di forum tersebut tidak memberi manfaat nyata bagi perjuangan kemerdekaan Palestina.

Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar Cholil Nafis—yang akrab disapa Cholil—usai bertemu Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/3) malam.

Menurut Cholil, Prabowo secara tegas menyampaikan komitmennya bahwa keikutsertaan Indonesia di BoP harus punya dampak nyata bagi Palestina.

“Janjinya kalau memang saya tidak bermanfaat di BoP, saya akan mundur,” kata Cholil, seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Cholil menegaskan bahwa seluruh langkah politik Prabowo dalam forum tersebut semata-mata diarahkan untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Ia juga menekankan bahwa sikap Indonesia dalam isu Palestina sudah sangat jelas dan tidak akan berubah.

“Kalau tidak untuk kepentingan Palestina, maka dia akan mundur,” ujarnya.

Pernyataan ini sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya, setelah pertemuan dengan Prabowo di Istana pada 3 Februari 2026, Cholil juga sempat menyampaikan komitmen serupa kepada publik.

Baca Juga :  Diskusi Klan Ba'alawi Dibatalkan, Marah? 'Jangan ya dek ya'

Dan belakangan, keanggotaan Indonesia di Board of Peace terus menjadi sorotan di tengah memanasnya situasi geopolitik, terutama setelah meningkatnya ketegangan akibat serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Situasi tersebut membuat peran forum-forum perdamaian internasional, termasuk BoP, kembali dipertanyakan efektivitasnya dalam meredam konflik global—terutama yang berkaitan dengan Timur Tengah dan nasib Palestina. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura
Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”
Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah
Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama
Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:03 WIB

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”

Minggu, 27 September 2026 - 11:44 WIB

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB