Konsolidasi Nasional Harlah ke-40 GEMABUDHI: Perkuat Revitalisasi, Konsolidasi, dan Ekspansi Organisasi

- Penulis

Senin, 16 Februari 2026 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, JAKARTA — Dalam rangka menyambut Hari Lahir (Harlah) ke-40, Gerakan Mahasiswa Buddhis Indonesia (GEMABUDHI) menyelenggarakan Konsolidasi Nasional secara daring melalui Zoom yang diikuti oleh jajaran DPP, DPD, dan DPC dari berbagai daerah di Indonesia, Minggu (15/2).

Kegiatan ini menjadi momentum refleksi perjalanan organisasi sekaligus penguatan arah gerak ke depan.

Konsolidasi dibuka oleh Ketua OKK DPP Anes Dwi Prasetya, selanjutnya arahan dari Ketua Umum GEMABUDHI Dr Bambang Patijaya menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-40 serta apresiasi atas kontribusi kader di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum Dr. Bambang Patijaya, S.E., M.M. atau yang biasa disapa BPJ menegaskan bahwa perayaan Harlah ke-40 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial di tingkat pusat, tetapi diharapkan dilaksanakan oleh seluruh DPD dan DPC melalui kegiatan nyata seperti bakti sosial dan program yang bermanfaat bagi masyarakat serta dipublikasikan secara luas.

Ia juga mendorong daerah yang masa kepengurusannya akan berakhir untuk segera melaksanakan Musyawarah Daerah sebagai bagian dari proses regenerasi dan penguatan organisasi.

Baca Juga :  Ngeri, Data Menkominfo Budi Arie Juga Dibobol Hacker: Senasib dengan Rakyat Jelata!?

Dalam arahannya, BPJ menyoroti pentingnya revitalisasi dan konsolidasi organisasi di berbagai daerah yang kemudian dilanjutkan dengan tahap ekspansi.

Ia menyampaikan bahwa sejak 2017–2018 GEMABUDHI mengalami perkembangan pesat dan sejak 2019 mulai melakukan penguatan peran strategis seiring terbentuknya wadah persatuan umat Buddha secara nasional.

GEMABUDHI, menurutnya, memiliki peran penting dalam kehidupan keumatan dan kebangsaan. Oleh karena itu, komunikasi aktif dengan organisasi lintas iman, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen kepemudaan menjadi hal yang perlu terus diperkuat.

Kegiatan seperti diskusi kebangsaan, sowan lintas iman, hingga pertemuan sederhana di daerah dinilai tetap bermakna meskipun dalam skala kecil.

BPJ juga menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana publikasi dan edukasi. Kegiatan kreatif seperti berbagi takjil di bulan puasa, aksi sosial, dan dialog kebangsaan dinilai sebagai bentuk kontribusi nyata organisasi bagi Indonesia yang majemuk.

Dalam rangka Harlah ke-40, DPP merencanakan beberapa kegiatan nasional, di antaranya upaya pemecahan rekor MURI terkait Ezo Enzym dan penyelenggaraan seminar isu lingkungan.

Baca Juga :  Doa Lintas Agama Bersama Gus Iqdam untuk Pilkada Damai Jawa Tengah

Tema lingkungan ini dikaitkan dengan nilai Dhamma tentang kepedulian terhadap seluruh makhluk hidup dan pentingnya menciptakan ekosistem yang harmonis.

BPJ juga menyampaikan bahwa dirinya telah menuntaskan dua periode kepemimpinan. Sesuai amanat organisasi, Musyawarah Nasional direncanakan berlangsung pada November 2026 sebagai forum strategis menentukan kepemimpinan dan arah organisasi selanjutnya.

Selain arahan pimpinan, forum juga menerima masukan dari daerah. Perwakilan DPD GEMABUDHI Riau Romo Jono menekankan bahwa organisasi perlu aktivitas rutin agar semangat anggota tetap terjaga.

Ia juga menyampaikan mandat pembentukan forum lintas iman di daerah serta harapan agar motivasi kepada kader terus diperkuat.

Konsolidasi nasional ini menegaskan komitmen GEMABUDHI untuk terus hadir sebagai organisasi kepemudaan Buddhis yang aktif, inklusif, dan berkontribusi bagi umat serta bangsa.

Memasuki usia 40 tahun, GEMABUDHI menargetkan penguatan peran strategis di tingkat daerah maupun nasional melalui kolaborasi, kaderisasi, dan aksi nyata di masyarakat. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura
Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”
Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah
Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama
Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Berita ini 18 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:03 WIB

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”

Minggu, 27 September 2026 - 11:44 WIB

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB