Viral! ‘Yakuza’ Muncul di Kediri, Ternyata Bukan Mafia Jepang, tapi Wadah Dakwah untuk ‘Santri Jalur Kiri’

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Nama Yakuza selama ini identik dengan sindikat mafia paling ditakuti di Jepang. Namun siapa sangka, nama itu kini muncul di Kediri, Jawa Timur—bukan untuk kejahatan, melainkan untuk gerakan dakwah dan pemberdayaan kaum marjinal.

Deklarasi organisasi bernama Yakuza Maneges langsung menyita perhatian publik. Banyak yang terkejut, bahkan bertanya-tanya: mengapa memakai nama yang identik dengan mafia?

Di balik nama kontroversial itu, tersimpan misi besar. Dipimpin tokoh muda Gus Thuba, Yakuza Maneges hadir sebagai ruang bagi mereka yang kerap dicap “nakal”, “preman”, hingga “orang buangan”—kelompok yang justru disebut sebagai “santri jalur kiri”.

Terinspirasi dari metode dakwah ulama kharismatik Gus Miek, Gus Thuba ingin membalik stigma: mereka yang terpinggirkan bukan untuk dijauhi, tetapi dirangkul dan diberdayakan.

Baca Juga :  Soal Kenaikan Pajak 12 Persen, Begini Perbandingan Indonesia versus Vietnam: Jelas Beda, Bos!

“Yakuza Maneges adalah rumah bagi saudara-saudara kita yang selama ini mungkin tidak mendapat tempat,” tegas Gus Thuba.

Peresmian komunitas ini bahkan mendapat perhatian khusus dari Vinanda Prameswati, yang hadir langsung dalam deklarasi organisasi tersebut.

Lantas, apakah Yakuza Maneges akan menjadi wajah baru dakwah inklusif di Indonesia—atau justru memicu kontroversi baru? Publik kini menanti langkah mereka berikutnya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 40 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB