Warga Empat Lawang Dirikan Posko, Siap “Geruduk” Jakarta Tuntut Keadilan

- Penulis

Kamis, 20 November 2025 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, EMPAT LAWANG, SUMSEL —Ketegangan di Empat Lawang makin memanas setelah Ketua Koperasi Lintang Pinang Abadi, Andika bin Makmun (Alm), ditahan Polres Empat Lawang atas dugaan penggelapan (Pasal 372 KUHP).

Penahanan sejak sepekan terakhir itu dinilai warga sebagai buntut konflik lahan sawit antara petani plasma dan perusahaan.

Meski rencana aksi ke Kantor Bupati pada Senin (17/11) batal, Muhammad Ridwan, Deputi Advokasi DPN-KNARA, memastikan perjuangan tak berhenti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ridwan menilai laporan perusahaan yang berujung pada penahanan Andika merupakan cara lama untuk membungkam suara petani.

Baca Juga :  Kala MBG Digoyang Demo, Kantor BGN Disegel: yang Kenyang Anak atau Masalahnya?

“Begitu rakyat menuntut haknya, perusahaan melapor—petani langsung diseret. Ini cara licik untuk membungkam perlawanan,” tegas Ridwan.

Ia mendesak Kapolri turun tangan dan melihat persoalan ini secara jernih, bukan sekadar mengamini laporan perusahaan.

Dibawa ke Hadapan Presiden Prabowo

Ridwan memastikan kasus Andika akan dibawa langsung ke Presiden Prabowo Subianto.

“Jangan sampai petani terus jadi korban permainan kaum Serakahmonics,” ujarnya, merujuk pada istilah untuk pihak-pihak yang dianggap rakus dan merugikan rakyat.

Penangkapan Andika diyakini membuat konflik petani plasma dengan PT Empat Lawang Agro Perkasa/Karya Kencana Sentosa Tiga Pratama (ELAP/KKST) memasuki fase yang lebih panas.

Baca Juga :  Hari Amal Bhakti Ke-79: Kemenag Wujudkan Asta Cita Pemerintahan

KNARA mengaku telah menyusun berbagai data dan referensi untuk memperkuat langkah advokasi, termasuk untuk dilaporkan kepada Bupati Empat Lawang.

Posko Solidaritas Menuju Jakarta

Dalam beberapa hari ke depan, Ridwan bersama para petani akan mendirikan Posko Solidaritas, sebagai pusat konsolidasi Aksi Empat Lawang Bergerak ke Jakarta.

Target mereka jelas: menghadap DPR RI dan meminta persoalan ini dibahas melalui Badan Aspirasi Masyarakat, agar semua pihak—termasuk perusahaan dan aparat—dipanggil secara terbuka. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura
Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”
Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah
Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama
Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:03 WIB

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”

Minggu, 27 September 2026 - 11:44 WIB

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 September 2026 - 09:31 WIB

Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Berita Terbaru

Ilustrasi: suaramuda.net

Sino Insight

China Pimpin BRICS 2027, Dedolarisasi Kembali Jadi Sorotan

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:42 WIB

KILAS GLOBAL

Mengapa Greenland Penting bagi AS, Eropa, dan Masa Depan Arktik

Rabu, 30 Sep 2026 - 12:28 WIB

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB