Rusia Gelar Youth Art Festival “Tavrida.ART”, Kolaborasi Seni dan Teknologi dan Patriotisme

- Penulis

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, KRIMEA, RUSIA — Salah satu event terbesar di Rusia, Youth Art Festival “Tavrida.ART” kembali digelar untuk ketujuh kalinya,—-berlangsung di Art Cluster “Tavrida ART”, Krimea Rusia.

Sebagai salah satu acara budaya terbesar di Rusia, festival ini sukses menyedot perhatian ribuan peserta dan pengunjung dari berbagai penjuru wilayah Rusia.

Selama tiga hari, 1-3 Agustus 2025—-lebih dari 300 acara digelar, menampilkan ragam ekspresi seni kontemporer yang terinspirasi dari kekayaan budaya Rusia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wadah Kreativitas Generasi Muda Rusia

Sejak pertama kali diadakan, “Tavrida.ART” tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang kolaborasi bagi seniman muda untuk mengeksplorasi bakat mereka.

Tavrida. ART adalah kawasan industri kreatif yang dibangun Rusia di Kremia seluas 250 hektar. Tahun ini, festival mencatat rekor pendaftaran dengan 98.000 peminat penonton dan 10.000 calon peserta.

Ksenia Artemyeva, Direktur Jenderal Tavrida.ART, menyatakan bahwa festival terus berinovasi, salah satunya dengan menghadirkan pertunjukan teater-sirkus (gabungan seni teater dan akrobatik sirkus) dan pameran buku berskala besar untuk pertama kalinya.

Baca Juga :  Saudi Pimpin Negara-negara Arab Tentukan Masa Depan Gaza: Kontra sama Donald Trump!?

Tahun ini, festival Tavrida.ART menyatukan berbagai forma mulai dari pertunjukan musik, pertunjukan oleh seniman, pertunjukan teater, pameran, kuliah dan kelas master, pertemuan dengan tokoh publik dan budaya, casting film.

Peringati 80 Kemenangan Rusia

Festival ini juga memperingati 80 Kemenangan Rusia dengan beberapa event, salah satunya adalah Salah satunya adalah pertunjukan Bahu Membahu: Seni dan Kemenangan, sebuah produksi multimedia yang memadukan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menghidupkan kembali seniman legendaris era Perang Dunia II.

Pertunjukan ini digarap bersama musisi ternama seperti VLADA MIRAVI dan TRITIA, serta melibatkan Orkestra Akademi Matu.
Juga dalam kerangka festival, charity event Guitar for Victory juga diadakan, tujuan utamanya adalah untuk memberikan dukungan moral kepada prajurit Rusia dan pasien rumah sakit militer.

Semua peserta, penonton, tamu, artis, dan tim kreatif dapat membawa gitar, set senar, pick, capos, -cover, dan komponen serta aksesori lainnya ke festival.

Baca Juga :  Beginilah Jika Rakyat Tak Lagi Percaya, Perdana Menteri Prancis Michel Barnier Akhirnya Mundur!

Nanti gitar-gitas tersebut, akan dikirimkan kepada tentara rusia yang sedang berjuang ke garis depan, ke detasemen, dan rumah sakit. Ini bentuk dukungan moral masyarakat Rusia kepada tentara Rusia dalam bentuk kegiatan yang unik dan simpatik.

Festival ini mendapatkan dukungan langsung dari Presiden Putin. Dalam sambutanya, Kepala negara menekankan bahwa peserta dan penonton festival akan banyak mendapatkan menfaat karena festival ini kaya program, pertemuan dengan pelaku industri film, industi kreatif, diskusi dan meja bundar, konser dan pameran, pertunjukan teater dan kompetisi olahraga, berkenalan dengan tradisi dan adat istiadat perwakilan dari berbagai kebangsaan dan budaya.

“Saya yakin Anda akan punya waktu untuk mengambil bagian dalam semua acara, karena Anda tidak kekurangan energi dan inspirasi. Dan tentu saja, penting untuk menghabiskan hari-hari ini dengan berguna, untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru, untuk mempelajari keterampilan dari rekan-rekan yang lebih tua dan lebih berpengalaman,” harap Vladimir Putin. (Amy)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Ngamuk Lagi! AS Kembali Serang Iran, Gencatan Senjata Terancam Buyar
China Dorong BRICS Perkuat Kendali Mineral Strategis, Wang Yi Soroti Tantangan Global
Menteri Hukum RI dan Jaksa Agung Rusia Sepakat Perkuat Penegakan Hukum Transnasional
Paviliun Indonesia 1.500 Meter Persegi di INNOPROM 2026, Siap Pamerkan 5 Sektor Industri Unggulan
Timor Leste Berduka, Mantan Presiden Francisco Lu Olo Guterres Wafat
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mundur dari Jabatannya
Dari Konsultasi ke Integrasi Ekonomi: Deklarasi Kazan Buka Jalan Kerja Sama Ekonomi Rusia-ASEAN
Netanyahu dan Kebijakan Kontroversial: Israel Dianggap Abaikan Hukum Internasional dan Perluas Konflik di Timur Tengah
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:01 WIB

Trump Ngamuk Lagi! AS Kembali Serang Iran, Gencatan Senjata Terancam Buyar

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:02 WIB

China Dorong BRICS Perkuat Kendali Mineral Strategis, Wang Yi Soroti Tantangan Global

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:23 WIB

Menteri Hukum RI dan Jaksa Agung Rusia Sepakat Perkuat Penegakan Hukum Transnasional

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:48 WIB

Paviliun Indonesia 1.500 Meter Persegi di INNOPROM 2026, Siap Pamerkan 5 Sektor Industri Unggulan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:18 WIB

Timor Leste Berduka, Mantan Presiden Francisco Lu Olo Guterres Wafat

Berita Terbaru

Mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat sedang melakukan safari politik. (Dok istimewa)

KABAR NUSANTARA

Buat Apa Jokowi Sibuk Melakukan Safari?

Senin, 29 Jun 2026 - 17:07 WIB

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB