Mahasiswa MBKM Bina Desa Latih Ibu PKK Karangkuten Olah Lele Jadi Rolade Bernilai Ekonomi

- Penulis

Kamis, 29 Mei 2025 - 23:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, MOJOKERTO – Sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Bina Desa melaksanakan kegiatan pelatihan bertema “Pembuatan Olahan Masakan Rolade dari Daging Ikan Lele Hasil Budidaya Masyarakat” yang berlangsung di Balai Desa Karangkuten.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 40 ibu-ibu PKK yang sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara dari awal hingga akhir.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan edukasi sekaligus keterampilan baru kepada masyarakat, khususnya kelompok ibu rumah tangga, dalam mengolah hasil budidaya local yakni ikan lele menjadi produk makanan yang lebih bernilai jual, bergizi, dan menarik secara tampilan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan pelatihan dibagi menjadi tiga sesi utama. Sesi pertama diawali dengan pemaparan materi oleh tim mahasiswa mengenai potensi olahan ikan lele, dengan fokus utama pada pembuatan rolade.

Materi yang disampaikan meliputi manfaat gizi dari ikan lele, alasan memilih rolade sebagai produk olahan, potensi pasar, serta cara-cara pengolahan higienis dan efisien.

Baca Juga :  BEM FISIP Unnes Kenalkan 'Beasiswa Pijar Cipta', Ikutan Donasi yuk!

Para peserta juga diperkenalkan dengan alat dan bahan yang digunakan, serta langkah-langkah teknis dalam proses pembuatan rolade yang dikemas secara sederhana dan mudah dipahami.
Setelah sesi teori, sesi kedua dilanjutkan dengan pembagian tester rolade ikan lele kepada para peserta.

Momen ini menjadi sangat menarik karena para ibu-ibu bisa langsung mencicipi hasil olahan yang telah dibuat sebelumnya oleh tim mahasiswa. Banyak di antara mereka mengungkapkan rasa penasaran dan ketertarikan, karena olahan ini mampu mengubah cita rasa khas ikan lele menjadi lebih lembut dan cocok dikonsumsi seluruh anggota keluarga, termasuk anak-anak.

Sesi ketiga diisi dengan diskusi dan tanya jawab, di mana para peserta diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan, memberikan saran, maupun berbagi pengalaman terkait pengolahan ikan lele yang pernah mereka lakukan sebelumnya.

Dalam sesi ini juga dilakukan pengisian kuisioner untuk menilai sejauh mana pelatihan ini bermanfaat, serta menjaring masukan untuk pengembangan kegiatan serupa di masa mendatang.

Baca Juga :  Pesantren Harus Menjamin Suasana Aman dari Ancaman Bullying bagi Santri

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara tim mahasiswa MBKM Bina Desa dan seluruh peserta ibu-ibu PKK. Suasana keakraban dan kebersamaan terasa sangat hangat, mencerminkan semangat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam memajukan potensi desa.

Salah satu mahasiswa perwakilan tim MBKM menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mendorong inovasi olahan pangan lokal yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga desa, terutama para ibu rumah tangga.

“Kami berharap olahan rolade ikan lele ini bisa menjadi alternatif masakan sehat dan bernilai jual tinggi, sehingga dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan Desa Karangkuten dikenal sebagai desa yang kreatif dalam mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai tinggi. (Red)

Penulis: Satryo Arya Prakoso dan Ir. Sani M.T., Mahasiswa dan Dosen Teknik Kimia UPN “Veteran” Jawa Timur

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394
IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML
Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying
Kamu Wajib Tahu! Prabowo Bikin Kampus Baru, Namanya Universitas Republik Indonesia
14 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Resmi Mengabdi di Demak, Siap Bawa Program Inovatif untuk Warga
Mengapa Profesor China Kunjungi Fakultas Teknik ITB?
DPC GMNI Situbondo Kawal Raperda Trantibum Linmas, Soroti Kepastian Hukum dan Partisipasi Publik
Mahasiswa KKN Unika St. Paulus Ruteng Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Sayuran di Desa Benteng Raja
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:28 WIB

Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:02 WIB

IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:17 WIB

Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:04 WIB

Kamu Wajib Tahu! Prabowo Bikin Kampus Baru, Namanya Universitas Republik Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:05 WIB

14 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Resmi Mengabdi di Demak, Siap Bawa Program Inovatif untuk Warga

Berita Terbaru