Hanya 10% Koperasi di Sumut Berkontribusi ke Ekonomi Daerah, Peningkatan SDM Jadi Kunci

- Penulis

Jumat, 7 Februari 2025 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, MEDAN – Dari 1.300 koperasi di bawah pengawasan Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Utara, hanya sekitar 10% yang dinilai mampu berkontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut, Naslindo Sirait, mengungkapkan, banyak koperasi masih menghadapi berbagai kendala internal, mulai dari rendahnya kapasitas sumber daya manusia (SDM) hingga masalah kepengurusan yang tidak aktif.

“Dari sekitar 1.300 koperasi di bawah pengawasan kami, yang benar-benar berkontribusi hanya sekitar 9-11%. Beberapa di antaranya bahkan memiliki aset besar, mendekati Rp1 triliun,” ujar Naslindo pada Kamis (6/2/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, sebagian besar koperasi lainnya masih kesulitan berkembang karena masalah internal, seperti kurangnya pengurus aktif dan tidak adanya kantor operasional.

Untuk mengatasi masalah ini, Dinas Koperasi akan terus mendorong pelatihan guna meningkatkan kemampuan SDM para pelaku koperasi dan UKM di Sumut.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN UPGRIS 2025 Kelompok 39 Sosialisasikan Pencegahan Stunting Melalui Budidaya Kelor

Pelatihan dan Model Koperasi Multipihak

Naslindo mencontohkan Pelatihan Perkoperasian yang digelar di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Dinas Koperasi dan UKM Sumut.

Dalam pelatihan itu, Naslindo memperkenalkan konsep koperasi multipihak, yang memungkinkan anggota dari berbagai latar belakang usaha bergabung dalam satu koperasi.

“Kolaborasi adalah kunci. Dengan bekerja sama, koperasi bisa menciptakan situasi ‘win-win’ yang menguntungkan semua pihak,” ujarnya.

Model koperasi multipihak ini diatur dalam Peraturan Menteri Koperasi dan UKM No. 8 Tahun 2021 dan bertujuan memperkuat kolaborasi serta diversifikasi usaha di dalam koperasi.

SDM dan Kepemimpinan yang Kuat Jadi Kunci Keberhasilan

Naslindo juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang kuat dan SDM yang kompeten dalam memajukan koperasi.

“Kualitas SDM sangat menentukan. Pengurus dan pengawas koperasi harus profesional, memiliki strategi yang jelas, dan mampu menjalankan tata kelola yang baik,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemprov Sumut Fasilitasi Aplikator dan Driver Ojol Sepakati Tarif, Pastikan Perlindungan Driver dan Pola Kemitraan yang Adil dan Transparan

Menurutnya, koperasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk di era digital, akan berkembang pesat.

Ia juga mendorong keterlibatan generasi muda untuk membawa inovasi dan energi baru dalam dunia koperasi.

Apresiasi dari Ketua Koperasi KPI

Ketua Koperasi Jasa Keluarga Pers Indonesia (KPI), Devis Abuimau Karamoy, menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat penting untuk menentukan arah dan langkah koperasi ke depan.

“Pelatihan ini membantu pengurus, pengawas, dan anggota koperasi memahami peran dan tanggung jawab mereka guna memajukan koperasi KPI,” kata Devis.

Ia juga berterima kasih kepada Pemprov Sumut dan Dinas Koperasi Kota Medan yang telah mendukung pelatihan tersebut (*)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Limbah Jadi Cuan, Yayasan Kiblat Cetak Pemuda Disabilitas Sukoharjo Jadi Wirausahawan Seni Ekologis
Dulu Dukung Luthfi Jadi Gubernur, Kini Petani Kendal Protes dan Kecewa Gegara Konflik Lahan
Harlah ke-60, Yayasan Silahul Ulum Siapkan Momentum Besar di Kampus Ibu Kota Jawa Tengah
Karena Aspal Tak Kunjung Datang, Warga Blora Pilih Tanam Pisang di Tengah Jalan
Sentuhan Magis Pemuda Disabilitas Sukoharjo, Ubah Limbah Kertas Jadi Topeng Wayang Bernilai Ekonomi
Perkuat Gerakan Tabungan Kurban, Masjid At Taqwa Sidorejo Batang Salurkan 934 Paket Daging Kurban
Akselerasi Ekonomi Hijau Inklusif, Disabilitas Sukoharjo Sulap Limbah Jadi Cuan
“Seribu Pintu” Dibuka! LOFF 2026 Siap Sulap Semarang Jadi Kota Film Kelas Dunia
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:43 WIB

Dari Limbah Jadi Cuan, Yayasan Kiblat Cetak Pemuda Disabilitas Sukoharjo Jadi Wirausahawan Seni Ekologis

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:47 WIB

Dulu Dukung Luthfi Jadi Gubernur, Kini Petani Kendal Protes dan Kecewa Gegara Konflik Lahan

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:29 WIB

Harlah ke-60, Yayasan Silahul Ulum Siapkan Momentum Besar di Kampus Ibu Kota Jawa Tengah

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:05 WIB

Karena Aspal Tak Kunjung Datang, Warga Blora Pilih Tanam Pisang di Tengah Jalan

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:28 WIB

Sentuhan Magis Pemuda Disabilitas Sukoharjo, Ubah Limbah Kertas Jadi Topeng Wayang Bernilai Ekonomi

Berita Terbaru