Mahasiswa KKN UPGRIS 2025 Kelompok 39 Sosialisasikan Pencegahan Stunting Melalui Budidaya Kelor

- Penulis

Rabu, 12 Maret 2025 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, 27 Februari 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2025 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 39 menggelar kegiatan sosialisasi dan penanaman 400 bibit tanaman buah dan kelor di Desa Sepakung, Dusun Pagergedog. Program ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Ketua Pengabdian Masyarakat Henry Casandra Gultom, S.E., M.M., Sekretaris YPLP PT PGRI Semarang Ir. Suwarno Widodo, M.Si., Ketua Program Studi Manajemen Dr. Bayu Kurniawan, S.Kom., M.M., Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Liyandri Rasbina Tarigan, S.E., M.M., serta perangkat desa, kader kesehatan, dan warga setempat.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Desa Sepakung, yang menyoroti pentingnya kesehatan masyarakat serta tantangan angka stunting di wilayah tersebut. Sosialisasi mengenai manfaat tanaman kelor dalam mencegah stunting disampaikan oleh Ir. Suwarno Widodo, M.Si., yang menjelaskan kandungan nutrisi tinggi dalam daun kelor yang bermanfaat bagi kesehatan. Materi ini diperkuat oleh Ibu Kader Sehat, Misrofah, S.Pd., yang memberikan wawasan tambahan tentang manfaat kesehatan dari konsumsi daun kelor.

Baca Juga :  Sinergi Akar Rumput: GENTAR Siap Gelar Majelis Kebangsaan, Bagikan Ratusan Jaminan Sosial Gratis Bersama Wabup Sukoharjo

Setelah sesi sosialisasi, mahasiswa KKN langsung melaksanakan penanaman 400 bibit tanaman, terdiri dari kelor, jambu, tabebuya, daun salam, dan roda di sepanjang jalan Dusun Pagergedog. Mengingat jumlah bibit yang cukup banyak, penanaman lanjutan akan dilakukan pada Maret 2025, bertepatan dengan bulan puasa.

Program ini menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa KKN UPGRIS dalam meningkatkan kesehatan dan kelestarian lingkungan di Desa Sepakung. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dalam jangka panjang, baik bagi kesehatan maupun perekonomian masyarakat. Keberhasilan program ini juga mencerminkan kolaborasi erat antara mahasiswa, dosen pembimbing, pemerintah desa, dan warga. Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi program KKN selanjutnya.

 

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Demi Rp5,3 Triliun, Perut Gunung Ungaran Mau Dibongkar: Dapat Listrik atau Cuma Lubang?
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB