Karena Aspal Tak Kunjung Datang, Warga Blora Pilih Tanam Pisang di Tengah Jalan

- Penulis

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, BLORA — Kalau pemerintah belum sempat memperbaiki jalan, warga Randublatung, Kabupaten Blora, tampaknya punya solusi kreatif: sekalian saja dijadikan kebun pisang.

Aksi ribuan warga yang menanam sekitar 30 pohon pisang di ruas jalan provinsi Randublatung-Cepu viral di media sosial.

Bukan karena sedang menggelar festival pertanian dadakan, melainkan sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan yang rusak parah dan tak kunjung mendapat sentuhan perbaikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada Minggu (31/5), warga turun ke jalan membawa bibit pisang dan menanamnya di sejumlah titik sepanjang sekitar 3 kilometer.

Pohon-pohon itu berdiri tegak di tengah jalan yang penuh lubang, seolah menjadi penanda bahwa jalan tersebut sudah lebih cocok ditanami daripada dilalui kendaraan.

Baca Juga :  GENTAR Menggema di Sukoharjo, Akar Rumput Bergerak!

Menurut warga, aksi ini lahir dari rasa kesal yang sudah menumpuk bertahun-tahun. Berbagai aduan dan keluhan yang disampaikan sebelumnya dianggap hanya masuk kotak arsip tanpa tindak lanjut yang jelas.

“Kalau lubangnya sudah cukup buat menanam pohon, mungkin memang sudah saatnya ditanami,” celetuk salah seorang warga di lokasi.

Tak hanya menanam pisang, masyarakat juga patungan membeli batu grosok untuk menambal lubang-lubang besar yang menganga di sepanjang jalan.

Alih-alih menunggu proyek pemerintah datang, warga memilih bergotong royong agar kendaraan tidak terus menjadi korban jalan yang lebih mirip arena off-road.

Baca Juga :  Dokter Hayyi Siap Dukung Kinerja Tim Pemenangan dan Relawan Yoyok-Joss Dari Sisi Medis

“Yang grosok ini dana swadaya masyarakat,” ujar Sunoto, salah satu warga setempat.

Aksi tersebut sontak menuai simpati warganet. Banyak yang menyebut pohon pisang kini menjadi “rambu lalu lintas” paling jujur untuk menunjukkan tingkat kerusakan jalan.

Sebagian lainnya berseloroh bahwa jika dibiarkan lebih lama, bukan tidak mungkin jalan Randublatung-Cepu akan menjadi sentra perkebunan pisang terbesar di Jawa Tengah.

Di tengah viralnya aksi ini, warga hanya berharap satu hal sederhana: jalan diperbaiki sebelum pohon pisangnya panen. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Demi Rp5,3 Triliun, Perut Gunung Ungaran Mau Dibongkar: Dapat Listrik atau Cuma Lubang?
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB