RTAR, Rayon Dewi Sri PMII Wahid Hasyim Tetapkan Wahyu Adalat Adi Hastana Jadi Ketua Baru

- Penulis

Minggu, 6 Oktober 2024 - 03:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ketua demisioner, Muhammad Al-Fajri, dengan Mandataris Ketua Rayon Dewi Sri, Wahyu Adalat Adi Hastana/ Instagram: rayon_dewi_sri

Foto Ketua demisioner, Muhammad Al-Fajri, dengan Mandataris Ketua Rayon Dewi Sri, Wahyu Adalat Adi Hastana/ Instagram: rayon_dewi_sri

SUARAMUDA, KOTA SEMARANG – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Wahid Hasyim Rayon Dewi Sri baru-baru ini menggelar Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR) bertempat di Gedung MWCNU Gunungpati, Jl Manyaran-Gunungpati, Kota Semarang.

Rapat bergengsi tahunan tersebut berhasil dihelat sejak Sabtu (5/10/2024) hingga Ahad (6/10/2024) hari ini. Rapat yang dihadiri kader dan anggota rayon tersebut bertujuan untuk melaksanakan proses pergantian kepengurusan di tingkat rayon.

Mengutip time line yang dipublish pada akun media sosial @rayon_dewi_sri, proses pergantian pucuk pimpinan Rayon Dewi Sri sebenarnya cukup panjang. Panitia sebelumnya telah melakukan penjaringan, dengan membuka pencalonan sejak 29 September 2024 hingga 1 Oktober 2024. Kemudian sesuai jadwalnya, panitia juga telah melakukan verifikasi berkas dan penetapan calon pada 2 Oktober 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Panitia juga telah berupaya memberikan kesempatan bagi para kandidat Ketua Rayon Dewi Sri untuk melakukan kampanye internal di tingkat rayon pada tanggal 3 Oktober 2024. Bak pemilihan umum ‘beneran’, tanggal 4 Oktober 2024 juga ditetapkan sebagai hari tenang pra pemilihan ketua di ajang forum RTAR. Dan baru pada 5-6 Oktober, seluruh kader Rayon Dewi Sri mengikuti mekanisne dan tahapan pemilihan ketua rayon yang baru.

Baca Juga :  Jalin Silaturahmi Pelajar NU Sukoharjo, PC IPNU IPPNU Gelar PORSENI Cabang Futsal

Terpilih Aklamasi

Pada puncak acara, seluruh kader pun melakukan prosesi pemilihan ketua yang baru. Tapi sayangnya, tahapan pemilihan yang telah diberikan panitia tak mendapat respon baik dari para kader. Hingga menjelang RTAR pun, tak ada satupun kader yang mengajukan diri sebagai kandidat ketua rayon.

RTAR Rayon Dewi Sri pun akhirnya berjalan agak dramatis. Namun berkat koordinasi dan komunikasi yang baik antar angkatan, seluruh kader menyepakati Sahabat Wahyu Adalat Adi Hastana untuk melanjutkan estafet kepemimpinan Rayon Dewi Sri.

Jajaran presidium sidang, yang diketuai Muhammad Raihan, dengan sekretaris Amanah Nur Hamidah dan anggota Jazilatul Fadhilah kemudian mengumumkan sekaligus menetapkan Wahyu Adalat Adi Hastana sebagai Ketua Rayon Dewi Sri yang baru.

Terpisah, Mandataris Ketua Rayon Dewi Sri, Sahabat Wahyu menyampaikan terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan para kader Rayon Dewi Sri. Ia juga menyampaikan rasa bangga atas segala pencapaian yang telah dilalui bersama di internal rayon.

Baca Juga :  HMI Bangkalan Semprot Setahun Kepemimpinan Bupati–Wabup: Gaungkan Tagar #ResetBangkalan

“Terima kasih atas amanah dan kepercayaan sahabat/i yang telah diberikan kepada saya. Saya sangat bangga dengan apa yang telah kita capai bersama-sama, dan saya yakin bahwa kita telah berkontribusi pada kemajuan dan keberlanjutan Rayon Dewi Sri ke depan, “ungkap Sahabat Wahyu seperti disampaikan pada suaramuda.net, Minggu (6/10/2024) pagi.

Wahyu juga menyampaikan, kepemimpinan bukanlah soal intruksi tetapi tentang motivasi dan inspirasi bagi lara kader.

“Saya percaya bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang memberikan instruksi, tetapi juga tentang memotivasi dan menginspirasi, “lanjutnya.

Ia juga berharap pada seluruh kader Rayon Dewi Sri, bahwa pengalaman adalah pelajaran penting yang sangat berharga.

“Saya berharap bahwa pengalaman ini akan menjadi pelajaran berharga bagi kita semua, “tandasnya. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pameran Produk dan Penutupan MBKM Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur: Wujud Inovasi Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs 8, 12, dan 17
Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran
BEM Unsoed Kaget! Mahasiswa Ikut Kunker Gibran Tanpa Sepengetahuan Organisasi
Camp Qur’an SDIT Mumtaz Rabbani: Saat Anak Dekat dengan Al-Qur’an, Karakter Hebat Pun Tumbuh
Biar Nggak Asal Viral, Dosen UNPAM Latih Siswa SMK Puspita Husada Bikin Konten Kreatif dan Positif
Mahasiswa USM Turun ke Jalan, Suarakan Kritik untuk Pemerintah
Dukung SDGs 8 dan 9, Mahasiswa KKNT UPN Veteran Jatim Kenalkan QRIS dan AI untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM Kalipucang
Dukung SDGs 8 dan SDGs 12, Mahasiswa UPN Veteran Jatim Kenalkan Produksi Susu Bubuk sebagai Upaya Peningkatan Nilai Jual Susu di Kalipucang
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:26 WIB

Pameran Produk dan Penutupan MBKM Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur: Wujud Inovasi Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs 8, 12, dan 17

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:46 WIB

Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:31 WIB

BEM Unsoed Kaget! Mahasiswa Ikut Kunker Gibran Tanpa Sepengetahuan Organisasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:21 WIB

Camp Qur’an SDIT Mumtaz Rabbani: Saat Anak Dekat dengan Al-Qur’an, Karakter Hebat Pun Tumbuh

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:34 WIB

Biar Nggak Asal Viral, Dosen UNPAM Latih Siswa SMK Puspita Husada Bikin Konten Kreatif dan Positif

Berita Terbaru